loading...
PENCURIAN KAYU-Kapolres AKBP Robertho Pardede menunjukkan barang bukti kasus pencurian kayu di hutan negara di Mapolres Wonogiri, Senin (8/1/2018). Foto: Aris Arianto

WONOGIRI-Enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian kayu jenis sonokeling oleh Polres Wonogiri. Mereka terancam pidana kurungan hingga lima tahun.
Tidak itu saja, denda dengan nominal besar juga menjadi ancaman wajib dibayarkan oleh para tersangka. Nominalnya mencapai Rp 2,5 miliar
Kapolres AKBP Robertho Pardede, Senin (8/1/2018) mengungkapkan, tim Resmob Polres Wonogiri berhasil mengamankan enam warga yang diduga terlibat dalam aksi penebangan liar di kawasan hutan lindung RPH Cubluk BKPH Wonogiri atau tepatnya di Desa Keloran, Kecamatan Selogiri, Rabu (3/1). Untuk kepentingan penyidikan, mereka kini ditahan di Mapolres setempat.
Dijelaskan, rencananya kayu jenis sonokeling hasil jarahan tersebut oleh pembeli, WID (53) warga Timang Wetan, Desa Wonokerto, Wonogiri untuk dijual kembali. Empat orang pelaku lainnya yang diamankan yakni SUG (31) warga Cemetuk, Tawangsari, Sukoharjo, SRY (27), SND (39) dan SDM (52) warga Keloran, Selogiri di dalam kasus tersebut berperan sebagai tenaga penebang dan sekaligus penjual kayu hasil jarahan. Sedang pelaku ANT (46) warga Timang, Wonokerto, Wonogiri, dalam kasus tersebut berperan sebagai sopir kendaraan pengangkut kayu.
“Tersangka kami kenakan Pasal 83 ayat (1) huruf a jo pasal 12 huruf d dan atau Pasal 87 ayat (1) huruf a Jo pasal 12 huruf k UURI No 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dengan pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 500 juta dan paling banyak Rp 2,5 miliar,” kata Kapolres dalam jumpa pers kasus itu di Mapolres Wonogiri.
Keberhasilan pengungkapan itu, awalnya ada informasi dari warga,bahwa ada pengangkutan kayu dari hutan Perhutani. Kemudian, malam harinya tim melakukan penyelidikan dan langsung dilakukan pengadangan kendaraan yang mengangkut kayu-kayu hasil jarahan tersebut dijalan raya Wonogiri- Ngadirojo, di Desa Bulusulur, dan sekaligus mengamankan enam orang pelaku.
“Saat kami hadang dan benar mobil itu membawa kayu yang tanpa dilengkapi dokumen resmi, puluhan batang kayu sonokeling itu ditutupi terpal warna biru,” kata dia.
Petugas membawa satu unit mobil Kijang pick up B-9504-YC tersebut ke Mapolres bersama enam orang pelaku. Turut serta diamankan sebagai barang bukti yaitu 43 batang kayu sonokeling dan tiga buah gergaji. Kayu yang dicuri ditaksir senilai Rp 20 juta. Aris Arianto

Baca Juga :  Dapat 50 Kantung Besar, Ratusan Pelajar SMK Pracimantoro Pungut Sampah di Jalan

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.