JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Sastra

Perihal Rindu yang Bisa Menjadi Telaga

***

Bus masih merambat di jalanan yang menanjak. Lajunya semakin lambat bagai orang yang meniti hidup dengan sisa tenaga dan secuil harapan. Kau masih bingung dengan keputusanmu untuk menikah lagi agar kau punya seorang anak. Meski istrimu benar-benar mengijinkan kau menikah lagi. Tapi apa benar memang begitu yang diinginkan istrimu. Apa memang ada seorang istri yang rela berbagi suami? Hatimu tak tentram, tak seperti slogan kabupaten yang menaungi Tawangmangu.

***

Rem bus diinjak secara tiba-tiba oleh sopir bus. Kepalamu terseok ke arah depan. Sejurus kau tersadar dari lamunmu karena rem mendadak si sopir. Sebuah sepeda motor hampir saja bersinggung dengan badan bus yang kau tumpangi. Serapah sopir bus berhambur bercampur sayup syair lagu dari penyanyi idolamu. Bagaimanapun aku harus kembali/ Walau berat aku rasa kau mengerti/ Simpanlah rindumu jadikan telaga/ Agar tak usai mimpi panjang ini.[1]

Baca Juga :  Sastra Liman Launching Antologi Puisi ‘Jejak Trembesi’

 

Ruly R

Tergabung dan aktif di Komunitas Kamar Kata Karanganyar (K4) dan Literasi Kemuning. Bisa dihubungi lewat riantiarnoruly@gmail.com

[1] Nukilan lagu berjudul Air Mata karya Iwan Fals, lagu ini sekaligus menjadi pemantik ide cerpen ini.

Redaksional

Redaksi menerima cerpen. Tema bebas dan yang pasti tidak SARA. Font Times New Roman 12pt, A4, Spasi 1,5. Panjang naskah 6000 sampai 9.000 cws. Naskah cerpen orisinil dan belum pernah tayang dimanapun, termasuk di buku.

Kirim naskah Cerpen Anda dengan  menyertakan data diri dan nomor rekening di bawah naskah cerpen ke senthongcerita@gmail.com

Honorarium sebesar Rp. 50.000,- bagi karya yang ditayangkan.

Terima kasih.

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com