loading...
TINGKATKAN KECAKAPAN-Personil Polres Sukoharjo meningkatkan kecakapan dengan berlatih secara rutin di Lapangan Pringgodani, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, baru-baru ini. Aris Arianto

SUKOHARJO-Jajaran Polres Sukoharjo bakal terjun total mengamankan pelaksanaan setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng.

Tidak hanya menerjunkan personil di lokasi TPS atau rawan, polisi juga melaksanakan pantauan terhadap media sosial (medsos). Bahkan pantauan medsos dilakukan selama 24 jam nonstop.

“Karenakan medsos berpotensi besar menjadi sarana melakukan black campaign dan mendiskreditkan calon tertentu,” tegas Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, Sabtu (6/1).

Baca Juga :  Luar Biasa, Sukoharjo Raih Piala Adipura Lagi. Sudah 3 Kali Berturut Sejak 2016

Pihaknya memantau perkembangan di medsos melalui bidang Humas Polres, khususnya selama proses pelaksanaan Pilgub. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan media sosial, jangan sampai digunakan untuk hal negatif.

Menurut perwira dengan tanda pangkat dua melati di pundak ini, medsos, dinilai menjadi sarana yang sangat familiar dan sangat cepat untuk mengembuskan isu tertentu yang bisa menjurus kepada ujaran kebencian. Selain itu pada masa kampanye, medsos juga bisa menjadi media kampanye baik positif maupun berisi konten negatif dan merugikan salah satu pihak.

Baca Juga :  Libatkan 300 Orang dan Disaksikan Anggota Dewan, Gropyokan Tikus di Pranan Sukoharjo Sukses Binasakan Si Hama Padi

“Polres Sukoharjo menyiapkan seluruh personol mengamankan Pilgub Jateng 2018. Kepada seluruh personel yang terlibat, harus mewaspadai seluruh wilayah, terlebih yang memiliki potensi kerawanan,” ujar Kapolres.

Aris Arianto


Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.