loading...


Rapat koordinasi peningkatan produksi pajale babe di Purwantoro

WONOGIRI-Para pemangku kepentingan pertanian di wilayah Kecamatan Purwantoro sepakat meningkatkan produktivitas padi jagung kedelai bawang dan cabai (pajale babe).

Caranya dengan melakukan tiga langkah strategis. Meliputi penggunaan bibit unggul, pengaturan jarak tanam dan perbaikan irigasi.

Hal tersebut terungkap saat pemangku kepentingan menggelar rapat koordinasi di kantor PPL Kecamatan Purwantoro, Selasa (9/1/2018).
Acara dihadiri Camat Joko Susilo, Danramil Purwantoro Kapten Kav Subagyo diwakili Serma Puji, Kapolsek Purwantoro diwakili Iptu Wiyono, Ketua PPL Kecamatan Purwantoro Sudiyana, dan Kaur Kesejahteraan Desa se-Purwantoro.

Baca Juga :  Razia Miras di Baturetno Wonogiri, Petugas Sita 82 Botol Ciu Dkk

Camat Joko Susilo menegaskan semua pihak berkeinginan meningkatkan taraf hidup petani. Langkahnya dengan peningkatan hasil produksi yang diperoleh.

Disepakati, produktivitas padi ditargetkan naik dari 63,1 kuintal per hektare menjadi 65 kuintal per hektare, jagung dari 75 kuintal per hektare, menjadi 80 kuintal per hektare. Sedangkan kedelai dari 13,08 kuintal per hektare menjadi 13,38 kuintal per hektare.

Baca Juga :  Penadah Motor Curian di Sendang Wonogiri Tertangkap. Harga Honda Vario Hanya 1,7 Juta

Untuk mencapainya pihaknya akan mengajukan bibit unggul padi hibrida, perbaikan jarak tanam dengan sistem jajar legowo (jarwo), serta perbaikan irigasi di Desa Desa Miricinde. Dia menerangkan sistem jarwo diterapkan dengan mengatur jarak tanam bibit padi, sehingga tanaman bisa tumbuh maksimal.

“Apabila ada kendala di lapangan agar segera berkoordinasi dengan petugas yang ada,” tegas dia. (Hms)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.