JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Solo Mengajar Gelar Wawancara Calon Relawan, Ternyata Pendaftarnya Begini Banyaknya

“Konsep ini sedikit berbeda dari sebelumnya yaitu melatih dan mengajarkan kita agar menjadi pemimpin yang bisa setia dan bisa melayani setiap saat kepada dunia pendidikan dan anak”.terangnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , pekan lalu.

Uniknya training yang diadakan Solo Mengajar ini tegas Kevin, merupakan antitesa dari training pada umumnya. Training yang diberikan Solo Mengajar menekankan pada konsep pelayanan. Nilai yang diajarkan dari konsep pelayanan ini adalah hidup untuk melayani, hidup untuk berbagi. Ketika volunter Solo Mengajar kelak menjadi seorang pemimpin maka dia adalah pemimpin yang membumi, yang siap melayani bukan dilayani.

Baca Juga :  Ngamuk Tak Diberi Uang Keamanan, 2 Preman Kartasura Bacok Kepala Penjaga Rumah Makan. Ini Wajahnya Saat Dikeler Kapolres

Solo Mengajar merupakan salah satu organisasi yang konsen di bidang pendidikan dan anak di Kota Solo. Kegiatan yang dilakukan adalah pendampingan anak usia sekolah di 7 taman cerdas dan 2 rumah mengajar. TOP itulah jargon andalan Solo Mengajar. “TOP merupakan singkatan dari T untuk Tuhan, O untuk Orang Lain, dan P untuk Pribadi. TOP memotivasi volunter Solo Mengajar untuk lebih memprioritaskan hubungan dengan Tuhan, Orang lain baru dirinya sendiri (Pribadi)”, terang Gentur Yoga, Direktur Solo Mengajar. A.setiawan

Baca Juga :  Sejumlah Menteri Gladi Kirab Ngunduh Mantu Kaesang-Erina di Car Free Day Solo
« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com