JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Tuntut Tersangka Dihukum Mati, Keluarga Dera Kawal Proses Hukum

Tersangka Beki alias KY saat dihadirkan dalam pers rilis yang digelar Polres Boyolali pada Senin (29/1/2018) siang mengakui perbuatannya. Kepada wartawan tersangka mengaku tega membunuh korban lantaran kepergok saat hendak mencuri. Menurut tersangka, niatan mencuri itu dipicu mengalami kebingungan usai kalah judi di kawasan Kleco, Solo.

“Dari awal saya tidak memiliki niat untuk membunuh. Saya hanya ingin mencuri. Saya panik karena korban berteriak,” kata tersangka yang tinggal di Sawahan, Ngemplak, Boyolali tidak jauh dari tempat tinggal korban.

“Saya panik, korban langsung saya pukul tiga kali. Korban yang pingsan tangannya saya ikat. Mulutnya saya tutup memakai kain hingga akhirnya meninggal dunia karena kahabisan nafas,” terangnya.

Lebih lanjut, Beki menjelaskan, melihat korban yang sudah tidak bernyawa ia lantas berupaya untuk kabur. Untuk menghilangkan barang bukti, semua pakaian yang melekat pada korban dia lepas.

Baca Juga :  TRC BPBD Tangkap Dua Ular Piton di Dasar Jurang RSUD Pandan Arang

“Korban saya seret ke dalam mobil milik korban. Jasadnya saya buang ke area sebelah selatan Waduk Cengklik,” kata dia.

“Sampai di lokasi jasad korban saya  buang sekitar jam 02.00 dini hari (Senin, 22 Januari). Mobil korban beserta uang tunai Rp2,7 juta dan sejumlah barang milik korban saya bawa kabur,” sambung tersangka.

Sementara itu, Kepala Polres Boyolali, AKBP Aries Andhi menjelaskan, berdasar keterangan yang dihimpun, petugas mencurigai sejumlah orang. Selanjutnya dari hasil barang bukti yang dikumpulkan, mengerucut ke salah satu orang.

“Dari pengembangan informasi, kami berhasil menangkap pelaku di Indragiri Hulu, Riau pada Jumat (26/1) sekitar pukul 13.00 WIB,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Kasus Sapi Ndheprok di Cepogo Dipastikan PMK dan Diduga Ilegal, Disnakan Boyolali Minta Sapi Dikembalikan ke Lumajang

Pelaku yang panik melihat korban meninggal dunia lalu menyeret jasad korban dan dimasukan ke bagasi mobil. Setelah membuangnya, pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil milik korban,” jelas dia.

Tersangka, lanjut Kapolres, melarikan diri menggunakan mobil Honda Jazz warna silver dengan nomor polisi AB 1921 VS menuju Bekasi. Tersangka meninggalkan mobil tersebut di Stasiun Bekasi Kota.  “Setelah sampai Bekasi, mobil milik korban ditinggal di stasiun. Tersangka lalu menuju ke Indragiri Hulu, Riau sebelum akhirnya berhasil kita tangkap,” jelasnya.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan hingga korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya seumur hidup,” pungkas Kapolres.  Satria Utama

 

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua