Beranda Umum Nasional Gunung Agung Meletus, Terjadi Ledakan Keras dan Lontaran Lava Pijar 2 Kilometer...

Gunung Agung Meletus, Terjadi Ledakan Keras dan Lontaran Lava Pijar 2 Kilometer Hingga Membakar Hutan

530
BAGIKAN
Pusat Data Informasi dan Humas BNPB

BALI-Masyarakat sekitar Gunung Agung, Bali dikejutkan letusan disertai suara ledakan keras disertai lontaran batu pijar, Senin (2/7/2018) malam.

Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, menurut PVMBG erupsi Gunung Agung, Bali terjadi pukul 21.04 WITA dengan tinggi kolom abu teramati 2.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

“Erupsi bersifat eksplosif melontarkan batu pijar karena ada tekanan dari dalam kawah. Sifat magma yang lebih cair dibandingkan letusan tahun lalu juga menyebabkan mudahnya terjadi lontaran batu pijar,” kata dia.

Lontaran lava pijar teramati keluar kawah mencapai jarak 2 kilometer. Hutan di sekitar puncak kawah Gunung Agung terbakar sehingga api menyala cukup besar di beberapa bagian.

Lontaran lava pijar dari puncak Gunung Agung mengarah ke lereng bagian timur hingga timur laut ke daerah Culik dan Dukuh di Kabupaten Karangasem. Selain itu juga mengarah ke bagian barat dan selatan. Akibatnya hutan di puncak kawah terbakar cukup luas.

Baca Juga :  Wouw, 4 Tahun Menteri  Susi Tenggelamkan 363 Kapal Asing

“Masyarakat sekitarnya langsung melakukan evakuasi mandiri. Turun ke desa-desa yang aman. Status Gunung Agung tetap Siaga (level 3) dengan radius berbahaya 4 kilometer dari pincak kawah,” terang dia.

Hingga saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar Bali masih beroperasi normal. Demikian pula bandara di Banyuwangi, Jember dan Lombok.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Gunakan semua informasi terkait kegunungapian dari PVMBG sebagai lembaga yang resmi. Gunung Agung telah dipasang berbagai peralatan sistem peringatan dini yang lengkap dan terus beroperasi sengan baik,” tandas dia.

Aris Arianto