JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tempati Sel Mewah Beraroma Suap, Mantan Bupati Koruptor Muntah Darah 

Liberty membantah Fuad dan Wawan pelesiran seperti ramai diberitakan. “Sampai sekarang indikasi jalan-jalan belum kami temukan,” kata Liberty. Meski begitu, ia berjanji Kementerian akan terus mendalami kemungkinan kedua narapidana itu pelesiran ke luar penjara.

Menurut dia, dokumen temuan awal telah diserahkannya kepada Inspektorat Jenderal Kemenkumham untuk proses lebih lanjut.

“Inspektorat akan mendalami lagi temuan yang sudah kami dapatkan tadi sore,” kata Liberty.

Baca Juga :  Akselerasi Pengembangan Kawasan BBK,Pemerintah Kembangkan Sarana Transportasi Berstandar Internasional di Batam

KPK menyegel sel Fuad Amin dan Wawan karena mendapati keduanya tak ada di Lapas Sukamiskin. Penyegelan itu dilakukan paralel saat KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen dan stafnya, Hendry Saputra, serta dua narapidana korupsi, Fahmi Darmawansyah, dan tahanan pendampingnya, Andri Rahmat.

Baca Juga :  Bertemu dengan IBM, Menko Airlangga: Pemerintah Buka Berbagai Kemungkinan Kerja Sama

KPK menetapkan keempat orang itu sebagai tersangka suap sebagai imbalan pemberian fasilitas, rekomendasi keluar lapas, dan pemberian lainnya di dalam Lapas Sukamiskin. KPK menyita satu mobil Mitsubishi Triton Exceed dan Mitsubishi Pajero Sport Dakar, serta uang Rp 279,92 juta dan US$ 1.410.

www.tempo.co

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua