JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat Landa Gebang Sukodono. Dua Rumah Luluhlantak, Evakuasi Penghuni Yang Stroke Berlangsung Dramatis 

Ilustrasi kebakaran
Ilustrasi kebakaran. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Kebakaran hebat melanda Desa Gebang, Sukodono, Selasa (18/9/2018) petang. Dua rumah warga Dukuh Nglembu RT 23, Gebang, ludes dilalap si jago merah.

Tak hanya itu, tumpukan pupuk berbagai jenis juga ludes tak bisa terselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Satu penghuni rumah yang terdeteksi sakit stroke, berhasil diselamatkan secara dramatis.

Data yang dihimpun, kebakaran terjadi pukul 16.00 WIB. Kebakaran melanda rumah milik Sugiyo (71) warga Dukuh Nglembu RT 23 dan milik tetangganya, Sutarman (60).

Kebakaran kali pertama diketahui Sugiyo. Ia yang tengah menyapu halaman belakang rumah, mendadak dikejutkan kobaran api dari tengah rumahnya.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 8 Warga Positif dan 1 Meninggal Hari Ini. Total Melonjak Jadi 427 Kasus, 59 Meninggal Dunia

Melihat api makin membesar, ia langsung berteriak minta tolong warga untuk mengevakuasi istrinya, Jaminem yang berada di dalam rumah dan sakit stroke.

Sementara Sugiyo berjibaku mengupayakan evakuasi barang dan pemadaman api. Namun konstruksi rumah yang terbuat dari kayu membuat kobaran api makin tak terkendali.

Api dengan cepat melahap rumah Sugiyo. Minimnya air akibat kekeringan, juga menyulitkan upaya pemadaman.

Bahkan api malah merembet melahap rumah Sutarman yang bersebelahan dengan rumah korban.

Baca Juga :  Keren, Sragen Borong 5 Penghargaan Top BUMD Award 2020 di Jakarta.  Bupati Pesan BPR BKK Karangmalang dan BPRS Sukowati Lebih Intens Bantu Permodalan UMKM

Rumah milik Sutarman yang kosong juga dilalap api saat yang bersangkutan sedang merantau di Sumatra. Kedatangan empat mobil pemadam tak mampu membendung kobaran api.

Tim Polres saat melakukan olah TKP di rumah warga Gebang Sukodono yang luluhlantak dilalap api Selasa (18/9/2018). Foto/Wardoyo

Api baru padam sekitar dua jam berselang setelah dua rumah ludes tak tersisa.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengungkapkan akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta. Rinciannya dua rumah korban, berbagai jenis pupuk senilai 15.000.000 dan 1 unit motor Suzuki Thunder seharga 3.000.000.

“Hasil olah TKP dan pemeriksaan tim Inafis, api diduga berasal dari korsleting listrik,” tandas Kapolres. Wardoyo