Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Jengkel Karena Sulit Membasmi Tikus,  Warga Mugassari Gunakan Ekstrak Daun  Tembakau

Ilustrasi

SEMARANG – Binatang bernama tikus memang cukup menjengkelkan. Selain penampakannya yang jorok, ia sering memunculkan bau apak di dalam ruangan.

Mambasmi tikus gampang-gampang susah. Berbagai cara bisa digunakan, seperti dwngan lem tikus, dengan alat penjebak tikus berupa kurungan atau penjepit. Nun berbagai alat tersebut belum menjamin hama tikua bakal habis.

Dengan latar belakang itulah,  warga di Kelurahan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, akan menggunakan ekstrak daun tembakau untuk menghentikan reproduksi tikus.

Hal tersebut diungkapkan oleh Lurah Mugassari, Sri Suhartini kepada Tribunjateng.com, Sabtu (15/12/2018).

“Untuk mengurangi populasi tikus penelitian SMAN 3 Semarang ini membantu sekali, tentu kami sangat ingin mengurangi populasi tikus,” jelas Sri Suhartini.

Hari ini Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Mugassari mengadakan sounding pemberatasan hama menggunakan ekstrak daun tembakau oleh SMAN 3 Semarang.

“Dalam konsentrasi 60 persen ektrak daun tembakau bisa menyetop reproduksi tikus betina dan laki-laki,” jelas siswi SMAN 3 Semarang XI IPA 8, Annisa Shafa saat ditemui Tribunjateng.com.

Ia berharap penelitiannya bisa memberikan manfaat baik untuk masyarakat.

“Secepat mungkin kita nanti akan berlakukan hal tersebut. Di Kelurahan Mugassari ini akan membasmi hama tikus di 57 RT dan 7 RW menggunakan ekstrak daun tembakau,” jelasnya.

Biasanya Kelurahan Mugassari membasmi tikus dengan jebakan.

“Dari jebakan itu kami dapat menangkap tikus,namun kok tiap hari tetap saja ada. Ekstrak daun tembakau SMAN 3 Semarang ini yang mencegah produksi tikus tentu menjadi jalan keluar yang baik,” pungkas Lurah Mugassari yang akrab disapa Ibu Titin itu. #tribunnews

Exit mobile version