loading...
Loading...
ilustrasi

MALUKU – Sebuah bentrokan antara waria melawan geng motor kembali pecah di Ambon, Maluku pada Minggu (7/1/2019) kemarin.

Sekelompok waria terlibat tawuran dengan sebuah geng motor.

Tawuran terjadi setelah anggota geng motor mengejek para waria yang sedang nongkrong di Jalan Patty Ambon, Maluku.

Tak terima diejek puluhan waria kemudian mengejar anggota geng motor.

Mereka bahkan sampai melempar kayu, balok, dan bebatuan.

Akibatnya, anggota geng motor yang sebelumnya melakukan perlawanan malah kabur melarikan diri.

Beruntung tak ada korban akibat gesekan antara waria dan geng motor ini.

Baca Juga :  Akhirnya, KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Unggul 55,50 Persen

Tawuran ini sempat menyita perhatian perhatian warga setempat.

Ternyata bentrokan antara waria dengan geng motor bukan baru kali ini terjadi.

Di kawasan Mitra Mall Batuaji Batam, Selasa (31/1/2017) pukul 03.00 WIB bentrokan juga sempat pecah.

Beda dengan di Maluku, di Batam waria yang menjadi korban penyerangan akhirnya kalah.

Barang-barang milik beberapa waria dirampas dan dipalak.

“Lagi nongkrong biasa, tiba-tiba mereka datang dari arah Seitamiang dan langsung kejar dan rampas barang-barang kami,” ujar Wanda, salah satu waria yang jadi korban.

Baca Juga :  Kedua Kubu Akur, Pendukung Prabowo di Malang Anggap Pemilu Selesai, Tak Mau People Power

Wanda melanjutkan, gerombolan geng motor itu masih berusia muda namun cukup menakutkan.

Gerombolan geng motor itu diduga pelaku yang sama dengan aksi perampasan ponsel miliknya beberapa hari sebelumnya.

“Karena takut dan tak ada barang berharga, kawan kami jadi sasaran dan dianiaya.

Kami kabur ke Mitra Mall karena takut dan menyelamatkan diri,” tambahnya.

Penyerangan geng motor di Batam tahun 2017 lalu bukan hanya kepada waria, barang-barang dagangan PKL juga diacak-acak.

Di tempat terpisah, Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko membenarkan adanya laporan tersebut dan anggotanya sudah dikerahkan untuk melacak kelompok pelaku yang sudah meresahkan warga tersebut” ini anggota sudah berada dilokasi untuk melakukan penyisiran,’ kata Sujoko.

Baca Juga :  DPR Sepakat Bentuk TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019

www.tribunnews.com

Loading...