loading...
Loading...

SRAGEN- Aksi balap liar yang berujung pembubaran dengan kekerasan oleh seorang pria berambut cepak di Sragen yang videonya viral, memantik atensi dari Polres Sragen.

Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatlantas AKP Dani Permana Putra mengaku sudah mengusut kasus video itu dan sudah melalukan berbagai upaya sebelumnya.

Baca Juga :  Cerita Miris Veteran Pejuang Kemerdekaan di Sukodono Sragen Bertahun-tahun Tinggal di Rumah Tak Layak. Kini Akhirnya Bisa Tersenyum Berkat Kolaborasi TNI dan BRI

Dalam sebuah kesempatan khusus dengan Joglosemar Selasa (12/2/2019), Kasatlantas mengatakan setiap malam sebenarnya Polres melalui tim, tak henti melakukan patroli pengamanan termasuk di titik-titik rawan balap liar.

Pun pada saat aksi balap liar yang kemudian viral itu, tim berkekuatan 5 mobil sudah dikerahkan menyisir dua lokasi yang dilaporkan akan digunakan balap liar.

Baca Juga :  Pemberi Money Politik Pilkades Bisa Dipidana 9 Bulan, Kajari Sragen: Kalau Mau Pemimpin Yang Baik, Tolaklah Politik Uang! 

Namun sampai dinihari, tidak ada tanda akan adanya balap liar. Ternyata baru setelah video viral, keesokan harinya terdeteksi aksi balap liar dilakukan pukul 00.30 WIB.

Kasatlantas mengungkapkan pelaku pemukulan itu memang anggota Polri dari Polres Wonogiri namun berdomisili di Sragen. Saat ini sudah dilakukan mediasi dan yang bersangkutan sudah diproses Propam.

Baca Juga :  Fenomena Marak Sumur Sibel, Kalangan DPRD Sragen Tolak Wacana Pajak Bawah Tanah. Minta PLN, Pemkab dan Petani Duduk Bersama! 

Terkait aksi balap liar, pihaknya akan terus menggencarkan patroli ke titik rawan balapan liar. Ia juga mengingatkan aksi balap liar bisa dijerat pidana maksimal 1 tahun dan denda. Berikut Penjelasan lengkap Kasatlantas!

Wardoyo

Iklan
Loading...