loading...

SRAGEN- Aksi balap liar yang berujung pembubaran dengan kekerasan oleh seorang pria berambut cepak di Sragen yang videonya viral, memantik atensi dari Polres Sragen.

Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasatlantas AKP Dani Permana Putra mengaku sudah mengusut kasus video itu dan sudah melalukan berbagai upaya sebelumnya.

Dalam sebuah kesempatan khusus dengan Joglosemar Selasa (12/2/2019), Kasatlantas mengatakan setiap malam sebenarnya Polres melalui tim, tak henti melakukan patroli pengamanan termasuk di titik-titik rawan balap liar.

Baca Juga :  Tumpas Balapan Liar, Polres Sragen Bakal Perkuat Kekuatan Patroli Malam di Semua Polsek dan Titik Rawan. Semalam Bisa 100 Personel Disebar 

Pun pada saat aksi balap liar yang kemudian viral itu, tim berkekuatan 5 mobil sudah dikerahkan menyisir dua lokasi yang dilaporkan akan digunakan balap liar.

Namun sampai dinihari, tidak ada tanda akan adanya balap liar. Ternyata baru setelah video viral, keesokan harinya terdeteksi aksi balap liar dilakukan pukul 00.30 WIB.

Baca Juga :  TPTGR Simpulkan Sisa Rp 604 Juta Masuk Temuan Status 04, Komppas Desak Kejari Sragen Hentikan Penyidikan Kasus Kasda Sebelum Pemilu. Jika Tidak, Sragen Berpotensi Membara 

Kasatlantas mengungkapkan pelaku pemukulan itu memang anggota Polri dari Polres Wonogiri namun berdomisili di Sragen. Saat ini sudah dilakukan mediasi dan yang bersangkutan sudah diproses Propam.

Loading...

Terkait aksi balap liar, pihaknya akan terus menggencarkan patroli ke titik rawan balapan liar. Ia juga mengingatkan aksi balap liar bisa dijerat pidana maksimal 1 tahun dan denda. Berikut Penjelasan lengkap Kasatlantas!

Baca Juga :  14 Komunitas Relawan Ini Berada di Balik Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Sragen. Dari Komunitas Pepes Sampai Yang Bertugas Siapkan Serangan Udara! 

Wardoyo


Loading...