loading...
Loading...
Tim PMI dan Polsek Sidoharjo saat mengevakuasi jasad pemotor yang tewas tertabrak dan terseret Ka Pasundan di perlintasan tanpa palang pintu Dukuh Kaponan, Jetak, Sidoharjo, Selasa (16/4/2019) petang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Kecelakaan maut di perlintasan tanpa palang pintu secara beruntun terjadi di Dukuh Kaponan, Desa Jetak, Sidoharjo, Selasa (16/4/2019) petang. Seorang pengendara motor tewas mengenaskan usai digasak kereta api yang melintas.

Ironisnya, lokasi kejadian hanya berjarak beberapa ratus meter dari lokasi kecelakaan mobil Avanza digasak kereta api di perlintasan sebelahnya yakni di Dukuh Bedowo.

Korban tewas diketahui bernama Purnomo (57) warga Dukuh Gagak Sipat RT 1/4, Ngemplak, Boyolali. Korban mengendarai sepeda motor Viar AD 4310 EZ.

Baca Juga :  Cerita Memilukan Kecelakaan Maut Tewaskan 2 Perempuan Asal Gondang Sragen. Motor Hancur, Korban Terpental Hingga 50 Meter 

Sepeda motor korban ringsek. Sedangkan korban tewas setelah tertabrak dan terseret hampir 15 meter.

Data yang dihimpun, kecelakaan terjadi pukul 16.15 WIB. Menurut saksi mata, bermula ketika korban melaju dari arah timur ke barat.

Saat bersamaan ada dua kereta api yang melaju di dua lajur. Kereta pertama melaju di lintasan timur dari arah Sragen ke Solo. Korban merasa sudah aman dan kemudian menyeberang.

Nahas, saat melintas di perlintasan, mendadak di lintasan barat melaju kereta api Pasundan bernomor loko 180 KAC SGU yang dimasinisi Irfan, dari arah Solo atau selatan menuju ke Sragen.

Baca Juga :  Dua Kubu PSHT Akhirnya Berdamai di Mapolda Jateng. Dipimpin Langsung Kapolda, Hasilkan 5 Poin Kesepakatan! 

Karena jarak sangat dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Kereta tanpa ampun menghajar motor hingga terseret hampir 15 meter. Korban yang terseret, tewas seketika di lokasi kejadian.

Korban tewas dengan tangan patah dan dada remuk. Jenasah kemudian dievakuasi oleh tim Polsek bersama PMI Sragen.

“Jenazah korban kota evakuasi dengan ambulans PMI menuju ke ruang jenazah RSUD Sragen,”  ujar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi didampingi petugas PMI Munif Selasa (16/4/2019).

Baca Juga :  Kampanye Pilkades Memanas, Anggota DPRD Sragen asal PKB Melapor Jadi Korban Kekerasan. Bajunya Ditarik Hingga Sobek di Depan Khalayak 

Kapolsek Sidoharjo, Iptu Zaenal Arifin didampingi Wakapolsek Iptu Zubaedi membenarkan kejadian tersebut. Korban pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Ceritanya korban mengendarai motor hendak menyeberang perlintasan tanpa palang. Kebetulan ada dua kereta yang melintas di dua jalur dalam waktu beruntun. Kereta pertama melintas, dikira sudah aman lalu korban menyeberang. Nggak tahunya saat nyeberang, kereta satunya dari lajur berbeda melintas. Terjadilah kecelakaan. Sepeda motor terseret sejauh 15 meter,” tutur Iptu Zubaedi. Wardoyo

 

Loading...