loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

MUNGKID, JOGLOSEMARNEWS.COM – HY (33) Warga Salam Magelang terpaksa berurusan dengan Polisi dikarenakan telah tega menggauli adik iparnya yang berinisal SW (16) sebanyak 15 kali semenjak tahun 2012.

“ Pelaku mengancam akan menyebarkan foto telanjang korban dan membantai keluarganya anak korban jika korban tidak mau melayani nafsunya ( bersetubuh). Pertama kali terjadi di gubuk kosong di daerah Salam,” terang Kapolres Magelang Poda Jateng AKBP Yudianto Adhi Nugroho di Mako Polres Magelang, Selasa, (21/5/2019) dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Aksi Menegangkan Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa Berukuran 74 Meter di Bukit Gunem. Banyak Duri, Anggota Polisi Rembang Sampai Terharu 

Terkuaknya mosud tersebut karena anak korban sudah mulai sadar dan menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Kedua orang tuanya tidak terima selanjutnya melapor ke Polres Magelang.

Polisi setelah menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan.  Pelaku sempat melarikan diri ke daerah Kalimantan guna berkerja di Kelapa sawit.

Baca Juga :  Tragis Ditinggal Nonton Karnaval, Rumah dan Harta Senilai Rp 250 Juta Ludes Terbakar 

“Ketika pelaku pulang kerumah ahkirnya polisi berhasil menangkap di rumahnya di Daerah Baturono Salam, Magelang,” pungkasnya.

Kini tersangka telah bersama barang buktinya telah diamankan di Rutan Polres Magelang dalam rangka penyidikan lebih lanjut.

Kepada tersangka Polisi menjerat dengan pasal 81 UURI No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu No. 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UURI NO.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo UURI NO.35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman Pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun. Wardoyo

Iklan
Loading...