loading...
Pengamanan dari tim Jibom Gegana Satbrimobda Jateng di Bandara Adi Soemarmo Solo. Foto/Humas Polda

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Insiden ledakan bom bunuh diri di depan pos polisi Kartasura, dua malam lalu membuat kepolisian meningkatkan kewaspadaan.

Didukung dengan perlengkapan dan kemampuan personil yang memadai, tim Wanteror dan tim Jibom diterjunkan dalam pengamanan kunjungan Presiden dan keluarga di Solo hari ini yang bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1440 H, Rabu (5/06/2019).

Presiden Jokowi dijadwalkan akan kembali pulang ke kediamannya di Solo.Seperti tahun-tahun sebelumnya setiap hari Raya Idul Fitri, Presiden kelahiran Solo itu selalu menyempatkan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Sumber, Solo.

Baca Juga :  Purnomo Serahkan Surat Pengunduran Diri, Rudy Tak Langsung Teruskan ke DPD dan DPP dan Akan Lakukan Ini

Mengingat ancaman terorisme yang baru saja terjadi di wilayah Soloraya, tim Gegana Satbrimobda Jateng berupaya memaksimalkan pengamanan dengan menerjunkan Tim Jibom dan Tim Wanteror dari Detasemen Gegana.

Mereka dikerahkan untuk melaksanakan pengamanan di bandara Adi Sumarmo Solo sejak pukul 11.00 WIB hingga pesawat khusus yang digunakan Presiden mendarat.

Baca Juga :  Rutan Solo Bakal Kembali Terima Napi Baru Saat New Normal, Tapi dengan Prosedur Ini

“Ini tugas yang mulia di saat masyarakat memperingati hari Raya Idul Fitri, kami tingkatkan kewaspadaan guna menjaga kondusifnya suatu situasi selama Beliau Presiden dan keluarga berada di Surakarta,” jelas Komandan Detasemen Gegana dilansir Tribratanews.

Detasemen Gegana setiap waktu memang dituntut selalu meningkatkan kewaspadaan dimanapun bertugas. Sehingga bisa mewujudkan situasi dan kondisi yang siap menghadapi berbagai ancaman. Tim JSnews