Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Demi Berobat Gratis, Ratusan Lansia dan Warga Tak Mampu Serbu Piliklinik Baru di Desa Sambirejo Plupuh. Pihak RSJ Solo Terjunkan 40 Personel dan Bagi Sembako

Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ratusan warga menyerbu Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) Delima di Dukuh Mojokopek, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Sragen, Rabu (14/8/2019).

Warga yang mayoritas para lansia tersebut antusias sejak pagi menuggu peresmian gedung yang baru dibangun tersebut. Mereka rela mengantri untuk mendapat pengobatan gratis.

Pengobatan gratis yang digelar bersamaan dengan peresmian PKD itu juga diwarnai pembagian sembako gratis untuk warga kurang mampu.

Kades Sambirejo, Prihandoko menyampaikan bahwa sebelumnya Poliklinik berdiri di atas tanah milik ketua RT. Namun berkat perjuangan desa, akhirnya kini memiliki bangunan sendiri.

“Allhamdulilah ini sekerang sudah selesai meskipun belum 100 %. Tapi Insyaallah ini untuk melayani sehingga kebutuhan kesehatan masyarakat bisa dilayani dengan baik,” paparnya kepada wartawan, di sela acara.

Sembari berjalan, nantinya akan dievaluasi kekurangan dan kebutuhan untuk penyempurnaan PKD. Dengan adanya gedung PKD yang baru, nantinya diharapkan bisa menjawab kebutuhan dan makin mendekatkan masyarakat terhadap kebutuhan layanan kesehatan.

“Nanti Bu Bidan yang bertugas juga akan menempati sini. Sehingga jika sewaktu-waktu ada warga yang membutuhkan pelayanan bisa dilayani dengan cepat. Kalau ada kekurangan, nanti juga ada pak dokter Kecamatan Plupuh,” jelasnya.

Sementara, Kepala UPTD Puskesmas Plupuh 1, dr. Abdul azis mengatakan dengan terbangunnya gedung PKD di Desa Sambirejo diharapkan bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Pihaknya mengapresiasi dukungan dari Pemdes dan Kades yang sudah menfasilitasi sehingga bisa terbangun terwujudnya PKD di desa yang berlokasi di jantung Kecamatan Plupuh itu.

“Mudah-mudahan bisa bermanfaat memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, khususnya bagi ibu dan bayi balita,” urainya.

Peresmian PKD itu juga dimeriahkan dengan bakti sosial dari RSJD Solo. Humas RSJD Solo, Hardiyanto mengatakan ada 40 orang dari RSJD yang dikerahkan untuk membantu pelaksanaan pengobatan gratis maupun baksos.

Dalam kesempatan itu, pihak RSJD juga sekaligus menyerahkan paket sembako untuk membantu 90 warga tidak mampu di Desa Sambirejo.

“Targetnya hari ini kami mungkin semampu obat yang kami miliki kalo sampai 150 pasien. Kami juga membawa bantuan sembako kami serahkan pada Pak Lurah (Kades) agar nanti dibagikan pada orang yang memang membutuhkan, terdapat 90 paket sembako,” ujarnya. Wardoyo

 

 

Exit mobile version