JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jika Pasar Sumberlawang Sampai Ambrol, Rekanan Bisa Dituntut Bertanggungjawab! 

Lebih lanjut, Haris berharap insiden Pasar Sumberlawang bisa menjadi perhatian dan catatan bagi Pemkab. Menurutnya komitmen dinas yang katanya memperketat persyaratan lelang sehingga dirasakan rumit untuk tujuan mendapat rekanan kualified, kini patut dipertanyakan.

Sebelumnya, hasil sidak terakhir Komisi III di Pasar Sumberlawang, tiga pekan lalu kembali mendapati fakta miris.

Kondisi Pasar terbesar di jantung Sragen Barat semakin memprihatinkan. Para pedagang dan warga di Pasar Sumberlawang Sragen mengaku was-was lantaran muncul retakan di dinding lantai dua dan atap dag yang mulai melengkung.

Tidak hanya itu, kondisi pilar kolom siluman (susulan) untuk menopang dag lantai dua juga ditemukan keropos dan retak.

Baca Juga :  871 Ekor Sapi di Sragen Terjangkit PMK, 363 Sembuh dan 44 Ekor Mati

Petugas kebersihan Pasar Sumberlawang, Padi Petruk juga membenarkan keresahan para pedagang. Mayoritas mengaku khawatir bangunan bisa ambrol karena sudah melihat tanda retak muncul di dinding banyak titik dan balok tembok.

“Bisa dilihat Mas dinding di lantai dua ini kayak udah nggak nyatu dengan tembok. Sudah mentiyung, apalagi kalau pas kereta lewat bangunan bergetar semua. Siapa yang nggak takut Mas. Pedagang-pedagang pada takut semua,” paparnya.

Meski tak begitu paham konstruksi, Padi menilai memang ada yang tak beres dalam pembangunan pasar itu. Ia menduga banyaknya retakan dan rapuhnya dinding dikarenakan konstruksi yang kurang kuat.

“Di lantai atas saja, pedagangnya ada 50an. Padahal baru satu tahun, sudah kayak gini,” urainya.

Baca Juga :  Berkah Jadi Penonton Setia, Warga Tangkil Sragen Dapat Door Prize Sepeda Motor di Turnamen Voli Candirejo Cup

Salah satu pedagang, Dwi, berharap jika ada kerusakan atau konstruksi yang rusak, bisa secepatnya diperbaiki. Sehingga kerusakan tidak semakin parah dan membahayakan keselamatan pedagang maupun pengunjung.

“Kalau pedagang, wong cilik seperti kami kan hanya manut. Tapi kalau lihat bangunannya sudah retak-retak, cor bawah mengelupas, lalu kemarin ada bocor juga, kami jadi nggak tenang. Makanya harapannya kalau ada yang rusak atau nggak bener, pihak terkait segera perbaiki agar tak semakin parah. Kalau nanti dibiarkan dan sewaktu-waktu ambrol, kasihan pedagang dan pengunjung,” tukasnya. Wardoyo

 

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua