JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Pamit Cari Rumput, Warga Wates Mendadak Hilang Misteris di Bukit. Puluhan Polisi dan Basarnas Dikerahkan Lakukan Pencarian 

Foto/Humas Polda
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

coh 768x576
Foto/Humas Polda

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Dukuh Tetep, Wates, Salatiga digegerkan dengan hilangnya salah satu warga setempat sejak Rabu (31/7/2019). Puluhan anggota Polres dan Basarnas dikerahkan untuk melakukan pencarian.

Dari laporan keluarga, korban diketahui bernama Rusito Ruswan warga Tetep,  Wates, Kumpulrejo, Salatiga. Korban diketahui hilang meninggalkan rumah dengan pamit hendak mencari rumput.

Korban pergi dengan membawa sabit dan tempat rumput menggunakan pakaian rumah baju putih celana warga biru.

Pihak keluarga sudah berupaya mencari ke berbagai lokasi namun hingga saat ini belum diketemukan.

Baca Juga :  Ketagihan Rekam Emak-Emak Sedang Mandi, Remaja Asal Wonosari Ditangkap Polisi. Saat HP-nya Dibuka, Astaga Banyak Emak-Emak Yang Sudah Direkam!

Jumat (02/08 2019), Kapolsek Argomulyo bersama seluruh jajarannya setelah berkoordinasi dengan Lurah Kumpulrejo Eska Bayu, Ketua Basarnas Salatiga Hardi, Ketua Satpol PP Suryatnanto dan PMI Sarbini serta para relawan sekitar tiga puluh orang, berupaya melanjutkan melakukan pencarian.

Untuk mengefektifkan pencarian, dibentuk empat Tim dan setiap Tim dengan angota 10 orang.

Kapolsek Argomulyo yang memimpin Timnya segera melakukan upaya pencarian mulai dari Kelurahan Kumpulrejo bergerak menyusuri kebun belakang Vihara Maghadama Tetep Wates.

Menjadi hambatan tersendiri karena lokasi tersebut masih berupa lahan yang ditumbuhi berbagai pepohonan dan kondisi tanahnya seperti perbukitan.

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Terus Pantau Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Jateng

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono membenarkan tentang adanya berita orang hilang. Saat ini jajarannya bersama Basarnas tengah melalukan pencarian intensif untuk menemukan keberadaan korban.

Satpol PP dan PMI serta para relawan sedang berjuang untuk melakukan pencarian, mengerahkan segala daya upaya untuk secepat mungkin menemukan korban.

“Karena saat ini kita sedang perpacu dengan waktu agar korban dapat diketemukan dalam keadaan selamat,” katanya. JSnews