JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

783 Pendekar Santri Pagar Nusa Sragen Resmi Disahkan Jadi Warga Baru. Diingatkan Jaga Akhlak dan Kiai, Pengurus Tepis Isu Biaya Mahal 

Pembekalan ke-NU-an oleh kiai. Foto/Wardoyo

Sisi kemaslahatan dan menjaga akhlak itu jauh lebih dikedepankan di Pagar Nusa ketimbang sekadar kemampuan olah bela diri. Hal inilah yang membuat perkembangan Pagar Nusa terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

“Mereka yang masuk ke Pagar Nusa ini mayoritas yang ingin berbenah diri, berjuang untuk NU dan dipersiapkan menjadi kader-kader penerus pimpinan NU ke depan,” terang Ihwan yang juga Komandan Pasukan Inti Pagar Nusa Sragen.

Baca Juga :  Ramai Wacana Penghapusan Honorer, Pemkab Sragen Ambil Sikap Begini. Sekda: SE Menpan Belum Jelas, Kasihan Honorer!

Ia mencontohkan sudah banyak tokoh penting Sragen yang lahir dari Pagar Nusa. Seperti Mukafi Fadli, Fathurrohman dan beberapa lainnya.

“Jadi Pagar Nusa ini nggak sekadar menekuni beladiri saja. Tapi yang terpenting silaturami dan semangat menjaga kiai,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Ihwan juga menegaskan bahwa untuk mendaftar dan latihsn Pagar Nusa adalah gratis. Sedangkan biaya pengesahan juga terbilang murah hanya Rp 560.000.

Baca Juga :  Dianggap Mencoreng Desa, Warga Desak Pak Bayan di Kedawung Sragen yang Tega Hamili Siswi SMK Disanksi Lengser

Penegasan itu disampaikan untuk menepis rumor yang dihembuskan oknum-oknum bahwa biaya Pagar Nusa sangat mahal.

“Pendaftaran kita gratiskan, latihan sampai jadi warga juga gratis. Biaya pengesahan kayak gini hanya Rp 560.000. Itu sudah meliputi uang pembinaan atlet, KTA, sertifikat dan lainnya,” tandasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua