JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kasus Kabut Asap, Kelompok Profesional Malaysia Hendak Gugat Pemerintah Indonesia Rp 3.352

Foto udara kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Kamis (29/8/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Selompok profesional Malaysia meminta agar Putrajaya menuntut pemerintah Indonesia atas terjadinya bencana kabut lintas batas, dan menuntut pemerintah Indonesia bertanggung jawab secara hukum.

Tuntutan atas masalah kabut asap yang terjadi hampir setiap tahun tersebut sebesar RM 1 atau Rp 3.352.

Kelompok yang terdiri dari kalangan profesional antara lain dokter, pengacara, akademisi, aktivis sosial dan ekonom, mengatakan langkah seperti itu bisa menjadi langkah yang layak untuk menuntut komitmen Indonesia untuk memadamkan kebakaran saat ini dan mencegah kebakaran di masa depan.

Baca Juga :  Badalah, Kakek 62 Tahun di Bandar Lampung Dianiaya Teman saat Ikuti Acara Reuni SMA, Pelaku 5 Orang, Begini Kronologinya

“Penyebab krisis kabut asap tahunan bersifat multifaktorial. Ada faktor minyak kelapa sawit, faktor ‘membakar lebih murah daripada faktor pemupukan’, faktor perkebunan yang tidak bertanggung jawab, faktor korupsi, kurangnya teknologi untuk memerangi kebakaran, dan mungkin banyak faktor lainnya. Dengan begitu banyak faktor, tidak ada solusi ajaib,” kata pernyataan bersama kelompok seperti dilaporkan Malay Mail, 15 September 2019.

“Namun kami mengusulkan hal terdekat yang mungkin untuk itu: deklarasi bersama kami meminta Pemerintah Malaysia melalui gugatan untuk memaksa Pemerintah Indonesia agar memikul tanggung jawab hukum atas kebakaran di wilayah Indonesia,” kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :  PTM di SMPN 4 Tangerang Selatan Dihentikan Sepekan. Seorang Siswanya Tarpapar Covid-19

Kelompok ini menjelaskan bahwa jumlah RM 1 dipilih karena sangat sulit untuk menghitung kerusakan yang tepat, setiap upaya menghitung angka yang sebenarnya akan menjadi pemborosan sumber daya, dan meminta jumlah besar akan memicu ketegangan yang tidak perlu.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua