loading...
Ilustrasi komplotan pencuri

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satreskrim Polres Pekalongan berhasil membongkar kasus pembobolan belasan toko modern yang marak di Kabupaten Pekalongan. Dari kasus yang sempat membuat pemilik toko modern was was ini, polisi menangkap dua pelaku.

Mereka adalah Har alias Turah (42) dan Sw (44). Keduanya warga Kecamatan Wanayasa Banjarnegara. Sementara rekannya satu lagi Sp (38) masih buron.

Terbongkarnya kasus pembobol dinding toko modern ini berkat kerjakeras Satreskrim Polres Pekalongan. Polisi terus memburu pelaku yang sukses menggondol HP milik toko elektronik H Umar 2 di Jalan Mandurareja tepatnya di Dukuh Tambor Desa Nyamok Kecamatan Kajen.

Sementara ini, kedua pelaku sudah mengakui sebagian besar perbuatannya yang terakhir membobol toko elektronik H Umar 2, dengan menggondol beberapa HP.

Bahkan kedua pelaku juga mengakui beberapa lokasi toko modern yang dindingnya dibobol.

Toko modern yang dinding dibobol dan barang digasak para penjahat ini diantaranya, Indomaret di Kebunagung 3 kali, Alfamart Pekiringan 2 kali, Indomaret Gejlik 1, Alfamart Karanganyar 1, Alfamart Bojong 1, Alfamart Wiradesa 2 kali, Alfamart Doro 1 kali, Alfamart Rowokembu 2 kali. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pemeriksaan secara intensif.

Baca Juga :  Nekat Banget, 8 Remaja di Sukoharjo Gelar Pesta Miras di Taman Lalulintas. Digerebek Polisi, Langsung Digelandang dan Dihukum Push Up

Sekadar untuk diketahui, komplotan pencuri di Kabupaten Pekalonghan semakin merajalela. Setelah berhasil membobol belasan toko modern, kali ini kawanan pencuri gantian menyasak Toko Elektronik di wilayah Kecamatan Kajen.

Di toko milik H Umar ini, pencuri berhasil menggondol sejumlah Elektronik dengan taksiran mencapai puluhan juta rupiah. Adapun modusnya hampir sama. Bila toko modern membobol dinding, di toko elektronik ini pencuri membobol dinding ataupun pondasi bangunan sebagai pintu masuk.

Informasi dihimpun, toko Meubel atau toko Elektronik H Umar 3 yang menjadi sasaran pencuri di Jalan Mandurareja tepatnya di Dukuh Tambor Desa Nyamok Kecamatan Kajen.

Aksi pencurian itu terjadi saat Ari Ridho, penjaga malam, pulang ke rumahnya di daerah Batang. Pada saat kondisi kosong itulah, diduga pelaku beraksi menjebol bagian pagar belakang kemudian membobol dinding bangunan. Setelah berhasil masuk di dalam toko, pelaku membawa kabur sejumlah HP dan barang lainnya.

Pencurian tersebut baru diketahui oleh pelayan toko Nusrina Fitri (18) asal Dukuh Limbangan Timur Desa Limbangan, Karanganyar. Saat itu ia tiba di toko sekira pukul 07.50 WIB. Karyawan toko mendapati kondisi sudah berantakan.

Baca Juga :  Mesin ATM BCA di Muntilan Ternyata Digasak Dengan Cara Didorong ke Mobil. Pelakunya 4 Orang, Isi Uangnya Rp 800 Juta

Melihat kondisi itu, Nusrina langsung menghubungi Heru Widiyarto sebagai kepala gudang. Heru yang mendapat laporan langsung ke toko dan mengecek. Setelah yakin toko dibobol pencuri, Heru melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kajen.

Polisi yang mendapat laporan pencurian langsung ke lokasi bersama Unit Reskrim dan Unit Tim identifikasi dari Polres Pekalongan.

Dalam olah TKP, polisi melihat pondasi tembok pagar di belakang gudang dan tembok gudang dijebol oleh pencuri. Dipastikan, pencuri masuk ke gudang dan toko melalui lubang tersebut dan mengambil barang-barang yang ada di dalam toko. JSnews