Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif usai acara Dzikir dan Munajat Akbar Mujahid 212 di Masjid Agung Sunda Kelapa, Minggu (13/10/2019) malam / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Persaudaraan Alumni (PA 212) tegas-tegas menolak segala bentuk rekonsiliasi dengan pemerintahan Jokowi sebagai Presiden terpilih 2019-2024.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif. Hal itu dia sampaikan saat berceramah dalam acara bertajuk “Dzikir dan Munajat Akbar Mujahid 212” di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Minggu (13/10/2019).

Baca Juga :  Menko  Airlangga Ajak Seluruh Stakeholder  Tingkatkan Daya Saing Digital

“Tidak ada kata rekonsiliasi bagi kami sebelum stop kriminalisasi terhadap ulama, sebelum pulangkan imam besar kami, sebelum bebaskan aktivis kami,” kata Slamet saat berceramah.

Ditemui usai acara, Slamet mengatakan pihaknya berpegang teguh pada hasil Ijtimak Ulama IV yang digelar 5 Agustus lalu terkait sikap organisasinya.

Advertisement
Baca Juga :  PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 20 September, Ini Daftar Lengkap Daerah yang Berubah Level

Ia pun menegaskan rekonsiliasi yang dimaksud adalah dengan pemerintahan Jokowi nantinya.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua