JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecewa UMK Usulan Bupati, Ratusan Buruh Karanganyar Bakal Demo Geruduk Gubernur Jateng. Sebut Usulan Bupati Tak Adil Bagi Buruh!

Ilustrasi demo buruh menolak UMK. Foto/istimewa


Ilustrasi demo buruh menolak UMK. Foto/istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecewa dengan angka Upah Minimum Kabupaten (UMK) usulan bupati, para buruh di Karanganyar yang tergabung dalam Koalisi Serikat Pekerja Nasional  (KSPN) menyatakan siap menggelar aksi demo ke Semarang.

Mereka berangkat ke Semarang untuk bergabung dengan ribuan para pekerja lainnya, melakukan aksi demonstrasi dan mendesak gubernur Jawa Tengah, melakukan kajian ulang terhadap ususlan UMK yang diajukan oleh bupati.

Ketua KSPN Karanganyar, Hariyanto, sebelum keberangkatan ke Semarang, Rabu (20/11/2019) mengatakan, UMK yang diusulkan bupati, tidak memenuhi rasa keadilan.

Baca Juga :  Demi Vaksin, 1.300 Warga Plosorejo Rela Antre Selama 12 Jam Hingga Maghrib. Danrem Surakarta Kagum

Pasalnya, bagi buruh, UMK sebesar Rp 1.989.000 yang diusulkan bupati terlalu kecil dibanding perhitungan kebutuhan hidup layak buruh. Ia memandang harusnya UMK ideal angka itu harus ditambah 4 %, atau menjadi Rp 2.168.000, sehingga para pekerja dapat memenuhi kebutuhan hidupnya selama satu bulan.

Advertisement

Dijelaskannya, UMK yang diusulkan oleh bupati sebesar Rp1.989.000, masih harus dikurangi dengan kewajiban membayara BPJS ketenagkerjaan sebesar 1% serta BPJS kesehatan sebesar 3%.

“Dengan kondisi ini, maka UMK yang diusulkan oleh bupati kepada gubernur, sangat jauh dari asas keadilan. Karena para pekerja masih dibebankan biaya BPJS ketenagkerjaan dan BPJS kesehatan. Untuk itu, kami minta kepada gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk mempertimbangkan apa yang kami keluhkan KSPN sebelum memutuskan besara UMK tahun 2020,” tegasnya, Rabu (20/11/2019).

Baca Juga :  Pelayat dari Segala Penjuru Antarkan Pendekar PSHT Karanganyar Menuju Pemakaman. Bupati Terharu Dengan Perjuangannya

Jika gubernur Jawa Tengah, menyetujui usulan UMK yang diajukan oleh bupati Karanganyar, Hariyanto, mengungkapkan, segera melakukan koordinasi, untuk menentukan langkah selanjutnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua