SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Menyusul fit and proper test yang dilakukan sejumlah bakal calon bupati dan wakil bupati yang digelar PDIP, sejumlah parpol di luar PDIP diam-diam dikabarkan juga makin merapatkan barisan.
Sejumlah partai politik non PDIP bahkan mengisyaratkan sudah mengantongi kandidat yang bakal diusung untuk melawan petahana di Pilkada 2020 mendatang.
Kandidat yang diusung disebut merupakan putra asli kelahiran Sragen dan berdomisili di Sragen pula. Kedua tokoh itu dikabarkan berlatarbelakang mantan birokrat dan kini terjun sebagai pengusaha.
Menurutnya, dua kandidat itu disiapkan untuk menjalankan plan B menyusul tipisnya peluang mengusung mantan bupati Agus Fatchur Rahman yang terganjal aturan MK.
“Iya, memang sudah ada kandidat yang siap untuk kita deklarasikan. Dua-duanya tokoh asli Sragen. Latar belakangnya pengusaha dan mantan birokrat. Mereka juga sudah siap. Tinggal nunggu momentum untuk dideklarasikan,” papar koordinator Lingkar Kajian Strategi dan Kebijakan Perubahan Sragen (Lintas), Syaiful Hidayat kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (23/12/2019).
Syaiful yang menjadi pendukung Yuni-Dedy di Pilkada 2016 namun kini berubah haluan itu membocorkan bahwa kandidat calon yang diusung itu merupakan representasi dari tokoh utara bengawan dan selatan bengawan.
Menurutnya, komposisi itu dianggap ideal untuk lebih memajukan pembangunan Sragen menjadi lebih merata.
“Untuk identitasnya, nanti kalau sudah tiba saatnya akan kami utarakan. Dan nanti juga akan dideklarasikan bersama oleh parpol-parpol,” terangnya.
Ia menambahkan sejauh ini, parpol non PDIP masih solid untuk menggalang kekuatan menghadapi petahana di Pilkada 2020.
Ia menyebut parpol itu di antaranya Golkar, PKB, PAN, PPP, Nasdem dan Demokrat.
“Tidak lama lagi akan dideklarasikan. Dan kedua tokoh itu sudah tidak asing lagi di percaturan Sragen,” tukasnya. Wardoyo