Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Dulu Mani Gajah, Kini Fosil Gading Gajah Purba Berukuran Besar Juga Ditemukan di Tanon Sragen. Polisi Langsung Sambangi Lokasi

Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto bersama Camat Suratman saat mengecek kondisi fosil gajah purba yang ditemukan di Desa Bonagung, Tanon, kemarin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen digemparkan dengan penemuan benda yang diduga merupakan fosil.

Benda yang menyerupai fosil gading gajah purba berukuran besar itu ditemukan tak sengaja oleh seorang petani, Giyono (45) warga Dukuh Bonagung RT 25.

Benda itu ditemukan oleh Giyono saat sedang mencangkul di ladangnya pada Selasa (22/1/2020) pukul 14.00 WIB siang. Berdasarkan penuturan Giyono, siang itu ia sedang mencangkul di ladang tegalannya yang akan ditanami jagung.

Saat mencangkul, tiba-tiba cangkulnya terantuk benda keras mirip batu. Ia pun kemudian menghentikan aktivitas mencangkulnya dan mengecek serta menggali benda keras itu.

“Ternyata setelah saya gali, bukan batu tapi seperti fosil yang panjang. Awalnya saya kira granat Pak. Mulanya satu ruas tapi kemudian ada sambungannya. Dan kemudian saya gali semua bentuknya seperti gading gajah. Lalu saya bawa ke rumah,” paparnya kemarin.

Gading purba yang ditemukan Giyono itu memiliki panjang hampir 4 meter. Seketika, penemuan itu membuat gempar warga.

Kapolsek Tanon, AKP Heru Budiharto bersama tim Polsek langsung meluncur ke lokasi rumah Giyono untuk melakukan pengeceka.

Mereka menyambangi lokasi bersama Camat Tanon, Suratman. Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , AKP Heru mengatakan untuk sementara benda yang diduga fosil gading itu masih diamankan di rumah Giyono.

Atas penemuan itu, pihaknya bersama Muspika sudah berkoordinasi dengan Disdikbud Sragen dan pihak Balai Pelestarian Museum Purbakala Sangiran.

“Untuk sementara belum ada kepastian apakah itu memang benda purbakala atau fosil gading gajah. Memang bentuknya menyerupai gading gajah, makanya untuk memastikan apakah itu benar fosil gajah purba, besok Senin (26/1/2020) tim dari Balai Museum Sangiran akan mengecek ke lokasi dan melakukan penelitian,” terang AKP Heru.

Wilayah Bonagung memang sempat beberapa kali ditemukan benda purbakala di dalam tanah. Sebelumnya, beberapa waktu silam warga juga menemukan ladang yang di dalamnya berisi batu fosil mani gajah.

Bagu mani gajah yang bisa dibuat akik dan bernilai jual tinggi ini sempat membuat heboh sehingga banyak warga setempat yang berburu dan menggali pekarangannya. Wardoyo

Exit mobile version