loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Badan Intelijen Negara (BIN) tidak terlibat dalam pencarian  tersangka suap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku, yang sekarang berstatus buron.

Hal itu dikatakan oleh Kepala BIN, Jenderal Budi Gunawan saat berada di kompleks parlemen, Rabu (12/2/2020).

Seperti diketahui, sejak menjadi tersangka pada 8 Januari 2020, Harun ‘raib’. Kementerian Hukum dan HAM serta KPK sempat menyebut caleg PDIP ini ada di Singapura. Belakangan, kementerian menyebut Harun sudah kembali ke Indonesia.

Budi Gunawan menyerahkan sepenuhnya pencarian Harun Masiku kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Kode Etik oleh Pimpinan KPK, Dewas Terima 92 Surat Pengaduan

“Kalau itu sudah ranah hukum ya, ada kewenangan di KPK sendiri dan KPK punya kemampuan itu juga,” kata dia.

Ia yakin komisi antikorupsi akan menemukan Harun.

“Cepat atau lambat kami yakin pasti dapat,” ujarnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief sebelumnya mendesak KPK meminta bantuan BIN untuk mencari Harun. Andi juga mengaitkan kedekatan Budi Gunawan dengan PDIP.

Baca Juga :  ICW: Pelimpahan Kasus OTT Rektor UNJ ke Polisi Janggal!

Budi diketahui merupakan ajudan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ketika menjabat presiden.

“Alangkah baiknya KPK meminta bantuan Pak Budi Gunawan agar Badan Intelijen Negara lakukan hal sama,” kata Andi Arief, melalui Twitternya, Jumat (7/2/2020).

www.tempo.co