loading...

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengurus NU harus memakai AKIK. Namun yang dimaksud bukan batu akik.

Melalui rilis yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , di Wonogiri, hal tersebut mengemuka ketika digelar Muskercab ke-3 PCNU Sragen, Sabtu (29/2/2020). Kegiatan dihadiri Luluk Nur Hamidah Anggota Komisi IV DPR RI dari Farksi PKB bersama Bupati Sragen serta seluruh Pengurus MWCNU se-Kabupaten Sragen. Muskercab kali ini di adakan di Pondok Pesantren An Najah Kecamatan Gondang Kabupaten Sragen yang diasuh KH. DR. Minanul Aziz.

Baca Juga :  Kabar Baik, Hasil Rapid Test Corona di Pasar dan Swalayan di Wonogiri Semuanya Non Reaktif

Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa NU adalah benteng yang kokoh bagi negara dan bangsa. Tradisi yang diamalkan di masyarakat sebagai contoh perekat dalam membangun ukhuwah Islamiyyah.

Ketua PCNU Sragen KH. Ma’ruf Islamuddin menyampaikan pengurus NU harus memakai AKIK maksudnya bukan akik batu cincin. Tapi singkatan yaitu Aktif Kreatif Inovatif dan Komunikatif.

Penjabarannya, sebagai utama mesti membesarkan lembaga NU. Hal ini bisa dicontohkan PCNU Sragen yang sudah ada pengembangan di bidang usaha yaitu NU Mart yang saat ini perkembangannya cukup baik.

Baca Juga :  Kapan Tempat Wisata Seperti Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Dibuka Kembali? Begini Jawaban Bupati Joko Sutopo

Mbak Luluk secara terpisah menegaskan bahwa NU adalah lembaga besar. Maka NU harus secara mandiri bangkit dan menjadi benteng akidah bagi umat juga jadi benteng bagi bangsa dan negara. Karena ajaran NU Hubbul Wathon Minal Iman. NU harus bahu membahu bersinergi dengaj semua pemangku kepentingan dalam rangka menjaga marwah lembaga. Aria