Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Jumlah Warga Positif Corona Jateng Meroket 100 % dan 270 Pasien Dirawat, Gubernur Ganjar: Jangan Merasa Kuat, Lalu Semau Sendiri Tidak Tak Indahkan Imbauan!

Gubernur Ganjar Pranowo. Foto/Wardoyo

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan adanya penambahan pasien positif corona di Jateng dengan angka signifikan, bisa menjadi perhatian serius semua pihak.

Hal itu dilontarkan menyusul tren kenaikan kasus positif covid-19 di Jateng yang naik tajam dua kali lipat dari sehari sebelumnya, Rabu (25/3/2020).

“Hari ini, Rabu 25 Maret saya sampaikan update Corona di Jawa Tengah. Per pukul 17.30 ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 19 orang!,” paparnya dalam pesan yang dikirim via media sosial.

Ke-19 pasien positif baru tersebut dirawat di Di RS Moewardi Surakarta 1, RSUP Dr Kariadi Semarang 2, RS Wongsonegoro Semarang 4, RSUD Goeteng Purbalingga 3, RSUD Cilacap 1, RSUD Banyumas 3, RS Kardinah Tegal 1, RSUD Soediran Wonogiri 1, RS Sudjono Magelang 2, RSUD Setjonegoro Wonosobo 1.

Jadi total di Jawa Tengah saat ini positif Covid-19 berjumlah 38 orang, dirawat 34, dan meninggal 4 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2858 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 270.

“Ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Alarm sudah berbunyi dan semakin keras dari hari ke hari. Maka saya meminta bapak ibu semakin waspada, semakin aware terhadap wabah ini. Saya ingatkan, jangan menyepelekan, jangan merasa kuat dan sehat lalu berbuat semau sendiri tanpa mengindahkan himbauan pemerintah,” paparnya, Rabu (25/3/2020).

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan ada penambahan pasien positif corona di Jateng dengan angka signifikan dan berharap jadi perhatian serius semua pihak.

“Boleh jadi anda kuat, anda sehat, atau imun anda bagus, sehingga meskipun tertular anda tidak merasakan gejala sakit. Tapi ketahuilah, anda tetap bisa menularkan virus ini pada orang tua, isteri, dan anak-anakmu. Jangan sampai nantinya anda menyesal, karena itu patuhi himbauan pemerintah untuk berdiam di rumah, sekali lagi berdiam di rumah; keluar hanya jika ada kepentingan mendesak, dan ingat; selalu jaga jarak serta cuci tangan setiap kali kontak atau menyentuh benda apapun di luar,” tandasnya. Wardoyo

Exit mobile version