SOLO, JOGLOSEMARMEWS.COM – Pemkot Solo harus mengundur rencana penataan city walk Jalan Slamet Riyadi. Pasalnya, dana untuk penataan tersebut telah dialihkan untuk penanganan covid-19.
Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menuturkan, tidak hanya dana penataan city walk, namun beberapa anggaran untuk pembangunan fisik di Kota Solo terpaksa ditunda. Dan dana dialihkan untik mengatasi wabah Corona.
“Beberapa rencana proyek fisik harus ditunda. Semua proyek yang dipandang belum urgent ya diundur. Semua dananya dialihkan untuk penanganan covid-19,” urainya, Rabu (1/5/2020).
Disebutkan Rudy, untuk penataan city walk kali ini mencakup penataan drainase di Jalan Slamet Riyadi. Selain itu, masih ada beberapa rencana lain untuk penyempurnaan penataan city walk. Namun secara keseluruhan rencana tersebut belum dapat dilanjutkan.
“Selain city walk, dana pembangunan kelurahan (DPK) yang bersumber dari APBD dan bantuan sosial (bansos) khusus wali kota dengan total anggaran sekitar Rp 12 miliar juga dialihkan. Kalau proyek-proyek dari pusat yang besar seperti revitalisasi pasar legi dan pasar Klewer Timur kelihatannya masih tetap,” tukasnya.
Ditambahkan Sekretaris Daerah Kota Surakarta Ahyani, Pemkot melakukan perubahan pengelolaan anggaran di beberapa pos tahun ini terkait dengan percepatan penanganan covid-19.
“Salah satunya terkait berkurangnya pendapatan asli daerah (PAD). Dua sumber utama PAD, yakni pajak dan retribusi dipastikan mengalami penurunan. Kita sudah siapkan skenario terburuk. Dan ini bukan hanya terjadi di Kota Solo. Ini di semua daerah,” pungkasnya. Prihatsari