Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Satu Warga Plumbungan Positif Covid-19, Para Pemuda Karang Taruna Langsung Bergerak. Turun ke Jalan Semprot Desinfektan, Bagi Sembako dan Masker ke Ratusan Warga Terdampak di 12 Kampung

Perwakilan Karang Taruna Adi Karya bersama Ketua RT dan tokoh masyarakat saat menyerahkan bantuan sembako dan masker ke nenek di Pelemgadung. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 yang menunjukkan tren meningkat di Sragen membuat sejumlah elemen tergerak meningkatkan kewaspadaan dan penanganan.

Tak terkecuali di Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang. Kabar adanya satu warga di kelurahan ini yang dinyatakan positif terpapar covid-19, membuat elemen pemuda karang taruna setempat langsung tergugah.

Para pemuda utamanya di Kampung Terik Kalang RT 18/6, Kelurahan Plumbungan yang tergabung dalam Karang Taruna Adi Karya, Minggu (10/5/2020) pagi tadi berkumpul untuk menggelar gerakan bakti sosial peduli wabah covid-19.

Tak kurang dari 40 pemuda dan pemudi di kampung Terik Talang terjun untuk melakukan serangkaian kegiatan sosial menyikapi wabah covid-19.

Mereka dengan guyub masuk ke kampung-kampung untuk melakukan penyemprotan desinfektan ke lingkungan dan membagi paket sembako serta masker ke warga terdampak.

Ketua Karang Taruna Adi Karya, Sukari Arya mengatakan baksos digelar dengan membagikan 168 paket sembako dan 700an masker untuk warga tidak mampu dan terdampak wabah corona.

Ketua Karang Taruna dan pengurus saat berpose bersama. Foto/Wardoyo

Pembagian tidak hanya di lingkungan RT 18 Plumbungan saja akan tetapi juga merambah ke 12 kampung di sekitarnya.
Di antaranya di desa tetangga yakni Pelemgadung yang meliputi Dukuh Purworejo, Tewel, Tegalrejo, Sukodono, Lemah Ireng, Srimulyo.

Lalu di Kelurahan Plumbungan, sembako dibagikan di Kampung Terik Tani, Karang Tal, Kedung Gong, Bangunrejo dan Bangunasri.

“Total ada 168 paket sembako dan 700 masker yang kita bagikan ke warga yang terdampak. Ini sebagai wujud empati kami utamanya dari Karang Taruna Adi Karya, terkait kondisi banyaknya warga yang terdampak covid-19. Akibat covid-19, ekonomi warga menjadi kesulitan sehingga menggerakkan kami untuk sedikit berbagi dengan memberikan sembako,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , di sela kegiatan.

Ia menguraikan paket sembako itu digalang 80 persen dari warga RT 18 sedangkan 20 persen sisanya dari para donatur. Kegiatan pembagian dan baksos dilakukan dengan melibatkan semua anggota karang taruna.

Hal itu dilakukan sebagai implementasi semangat guyub rukun yang selama ini menjadi tag line Sragen.

“Lewat kegiatan baksos ini, sebagai wujud guyub rukun karang taruna membangun empati terhadap sesama. Karena kita tahu dan pernah merasakan bagaimana hidup dalam kekurangan seperti yang dialami ratusan warga yang saat ini terdampak. Harapannya meski tidak seberapa, bantuan sembako dan masker ini bisa sedikit meringankan beban warga dan memberi kemanfaatan. Dan bisa menggerakkan elemen lain juga,” terangnya.

Selain sembako, sejumlah pemuda juga dikerahkan melakukan penyemprotan desinfektan.

Sukari menyampaikan meski sudah beberapa kali dilakukan, penyemprotan desinfektan dipandang penting sebagai antisipasi dan upaya pencegahan virus covid-19.

“Apalagi di Plumbungan sudah ada satu kasus positif covid-19 sehingga kewaspadaan dan antisipasi memang harus lebih ditingkatkan. Kemarin sudah kita lakukan penyemprotan dua minggu sekali. Hari ini lagi dan akan terus kita lakukan. Prinsipnya, karang taruna sebagai garda terdepan harus terus memberikan kontribusi positif untuk penanganan wabah covid-19 ini,” tandasnya.

Semangat kebersamaan dalam baksos. Foto/Wardoyo

Baksos juga dihadiri Ketua RT 18, Suyoto dan Babinsa Kelurahan Plumbungan. Dalam arahannya, Suyoto mengaku bangga dengan jiwa kebersamaan dan kepedulian Karang Taruna Adi Karya terhadap kondisi wabah covid-19 saat ini.

“Kita bangga karang taruna Adi Karya shg dapat membantu sembako pada orang-orang yang membutuhkan. Harapannya kita terus dapat bersatu dan bisa mengelola bantuan bisa sampai tujuan,” tuturnya.

Salah satu warga penerima sembako, Mbah Wiro Wonten asal Pelemgadung, mengaku sangat berterimakasih atas bantuan yang disalurkan dari Karang Taruna Adi Karya.

“Matur nuwun sanget Mas. Mpun diparingi sembako kalih pemuda. Niki saget untuk kebutuhan pinten-pinten dinten. (Ini bisa untuk kebutuhan beberapa hari),” tutur nenek berusia 70 tahun itu. Wardoyo

Exit mobile version