JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Bikin Prank Daging Kurban Isi Sampah, Lelaki Ini Diamankan Polisi

Youtuber Edo Saputra
Youtuber Edo Saputra / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Youtuber kontroversial dengan kasus prank sampahnya, Ferdian Paleka, ternyata punya generasi penerus. Namanya adalah Edo Putra, dan nasibnya juga serupa dengan Ferdian, jadi urusan polisi.

Edo Putra melakukan prank daging hewan kurban berisi sampah. Aksi prank daging hewan kurban itu dilakukannya bersama rekannya.

Dalam video tersebut, Edo Putra
melakukan prank terhadap ibu-bu.

Edo Putra beraksi dengan memberikan bungkusan daging kurban padahal isinya sampah.

Di akhir video, Edo Putra minta maaf kepada korban pranknya. Edo Putra juga tampak memberikan sejumlah uang kepada korban prank daging hewan kurban.

Di sisi lain, Edo Putra meminta kepada netizen untuk tidak menghujatnya.

“Prank kita berhasil, tapi sesudahnya kami kasih duitnya, jadi jangan menghujat lah gaes,” kata Edo Putra

“kami adalah orang yang baik,” timpal rekannya.

Terlepas dari itu, tak sedikit netizen yang menyayangkan aksi prank daging hewan kurban.

Atas perbuatannya, Youtuber dengan 10 ribu subscriber itu pun kini diamankan polisi.

Baca Juga :  Status Positif Covid-19 pada Paslon Peserta Pilkada Serentak 2020 Bakal Pengaruhi Nomor Urut, Bisa Dapat Nomor Urut Sisa atau Terakhir

Tak hanya Edo Putra, namun seorang rekannya pun turut diamankan di Mapolrestabes Palembang.

“Sudah diamankan,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji saat dihubungi via telepon, Minggu (2/8/2020) seperti dilansir dari Tribun Sumsel.

Meski begitu, Anom belum memberikan penjelasan lengkap terkait aksi prank Edo Putra itu.

“Keterangan lengkapnya besok aja ya. Senin ya,” kata Anom.

Prank settingan

Keluarga Edo mengungkapkan bahwa konten prank daging hewan kurban itu hanya settingan.

Makmun, paman Edo mengatakan bahwa korban prank dalam video itu adalah orang tua Edo dan rekannya.

“Ya benar itu orang tuanya satunya orang tua kawannya,” jelas Makmun.

Video itu, lanjutnya, dibuat hanya untuk kepentingan konten.

“Mohon solusi terbaik agar bisa jadi pelajaran buat dia (Edo) ke depan, keluarga ingin Edo dibebaskan,” terangnya.

Makmun juga mengungkapkan bahwa Yotuber 10 ribu subscriber itu pernah membuat konten prank serupa.

Baca Juga :  Peringatan, Muncul Potensi Gempa Dahsyat dan Tsunami Setinggi 20 Meter di Selatan Pulau Jawa. BKMG Imbau Ini Yang Harus Dilakukan Masyarakat!

Sebelumnya Edo membuat konten prank bagi-bagi amplop THR isi sampah saat momen Idul Fitri beberapa waktu lalu.

“Pernah kami nasihati (Edo) karena kalau kemarin (saat Lebaran) bikin video THR isi sampah,” kata Makmun, paman Edo saat ditemui di Mapolrestabes Palembang.

“Tapi namanya anak-anak tidak selalu kami awasi setiap saat,” ujar Makmun menambahkan.

Kasus prank tak terpuji ini bukanlah yang pertama yang menjadi perhatian publik.

Sebelumnya, Youtuber Ferdian Paleka melakukan hal serupa hingga akhirnya ditahan.

Ferdian Paleka beraksi dengan membuat prank sampah yang dibagikan kepada transpuan.

Sontak video itupun menjadi perhatian netizen. Buntut aksi Ferdian Paleka dan dua temannya pun berakhir di balik jeruji.

Diketahui selang beberapa pekan, Ferdian Paleka dan dua temannya bebas setelah laporan korban dicabut.

www.tribunnews.com