SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM โ Kebakaran hebat melanda sebuah rumah produksi atau pabrik bantal skala menengah di Dukuh Macanmati, RT 11 Klandungan, Ngrampal, Sragen, Selasa (25/8/2020) petang.
Api menghanguskan tempat produksi dan gudang bahan baku di pabrik milik Gunarto (40) warga setempat itu hingga ludes.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun kebakaran sempat memicu kepanikan karyawan yang saat kejadian tengah bekerja.
Saat ini, polisi masih mengintensifkan penyelidikan dan pendalaman dari hasil olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran hebat tersebut.
Akan tetapi dugaan sementara dan dari keterangan pemilik, api diduga bersumber dari kerusakan di salah satu mesin di ruang produksi.
โKemarin olah TKP belum bisa dilanjutkan karena masih ada sisa-sisa api dan kondisi sudah malam. Yang melakukan dari Inafis Polres. Tapi kalau dari pemilik menduganya api dari salah satu mesin,โ papar Kapolsek Ngrampal, AKP Lukman, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (26/8/2020).
Kapolsek menerangkan saat ini kerugian akibat kejadian itu masih dalam pendataan. Sebab di lokasi kejadian, ada beberapa barang yang masih belum bisa didata nilainya.
Pihaknya masih menunggu laporan dari pemilik perihal data kerugian materiilnya. Akan tetapi dari data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kerugian diperkirakan lebih dari Rp 300 juta.
Pasalnya selain bangunan produksi rusak, sebagian mesin juga hangus dan dipastikan tak bisa dioperasikan lagi. Selain itu, ada dua ton bahan baku yang hangus terbakar serta satu truk yang juga ikut terbakar.
Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 15.45 WIB. Saat kejadian, sedang ada lima karyawan yang bekerja di tempat produksi.
Saat karyawan bekerja, mendadak mereka dikejutkan dengan percikan api dari salah satu mesin. Percikan itu kemudian berubah jadi kobaran api hebat.
Para karyawan itu langsung berteriak minta tolong dan berhamburan menyelamatkan diri. Sementara api dengan cepat membakar bahan-bahan kain dan busa di sekitar yang mudah terbakar.
Walhasil, kobaran api makin merajalela. Warga langsung berhamburan membantu pemadaman. Namun kuatnya kobaran api membuat upaya mereka sia-sia.
Tak lama kemudian tiga mobil pemadam kebakaran dari Damkar Sragen tiba di lokasi untuk memadamkan api. Setelah berjibaku hampir dua jam, api baru bisa dijinakkan pukul 16.45 WIB.
Namun kondisi pabrik sudah ludes dan mesin-mesin hangus terbakar. Kemudian ada dua ton bahan baku di gudang yang juga amblas dilalap api.
Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menyampaikan PMI langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan respon untuk assesment dan backup medis dengan petugas memakai APD level 1 sesuai protokol kesehatan.
โTidak ada korban jiwa. Lima karyawan berhasil menyelamatkan diri saat api berkobar. Pemilik pabrik juga berusaha tegar,โ timpal salah satu relawan PMI, Nikko Armando Reza usai membantu evakuasi. Wardoyo