JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Turunan Sumpah Pemuda Mojosongo Solo Jadi Jalur Maut, Begini Imbauan Kasatlantas Agar Kejadian Tak Terulang

Truk bernomor AD 1349 DH diduga mengalami rem blong dan menabrak sebuah warung di Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, Jebres, tepatnya di perempatan Genengan, Rabu (23/09/2020) siang. Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Turunan di Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, atau tepatnya di simpang empat Genengan selama ini jadi jalur maut.

Terbaru, kecelakaan tunggal dialami truk bernomor AD 1349 DH yang dikemudikan Agus Budiyanto (46) warga Sukorejo  Banjarsari. Diduga rem blong, truk melaju tak dikenali dan menabrak sebuah warung makan milik Sri Mulyani (57).

Saat kejadian, Rabu (23/9/2020) siang, warung makan itu sedang ramai pengunjung. Beruntung, tak ada korban dalam kecelakaan itu, namun rumah milik Sri mengalami kerusakan.

Terkait hal itu, Satlantas Polresta Surakarta, memberikan imbauan bagi para pengendara agar kendaraan tidak terjadi rem blong. Yang utama adalah selalu cek kondisi kendaraaan terutama saat akan melintas di jalanan menurun seperti di Mojosongo Solo.

Baca Juga :  Sepekan Penyekatan, Polresta Solo Putar Balik 273 Kendaraan

“Pertama cek kesehatan kendaraan sebelum melintas di jalur turunan seperti di Mojosongo itu. Apakah kondisi kendaraan sefety atau tidak, jadi jangan asal dijalankan dulu,” kata Afrian mewakili Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Kamis (24/09/2020).

Afrian tak menampik jika truk yang mengalami kecelakaan kemarin baru keluar dari bengkel. Jarak dari bengkel hingga lokasi kejadian tak terlalu jauh.

“Nah kalau seperti itu harus benar-benar dicek apakah sudah siap digunakan atau belum. Istilahnya test drive dulu. Jangan langsung digunakan perjalanan jauh, ternyata remnya tidak berfungsi,” tukas dia.

Baca Juga :  Kemenag Solo Pastikan Tak Ada Masjid yang Gelar Salat Idul Fitri Besok

“Kondisi kesehatan pengendara baik sopir maupun kernet juga dipastikan sehat. Jika lelah atau sakit jangan dipaksakan karena bisa berakibat fatal,” tegasnya.

Disinggung perkembangan kasus kecelakaan kemarin, Afrian menyebut truk sudah dibawa ke bengkel terdekat. Sementara sopir, pemilik truk, dan pemikik warung juga berembug mengenai ganti rugi kerusakan.

“Ya diselesaikan secara kekeluargaan dulu. Kalau tidak ada titik temu baru nanti kita proses penyelidikan,” tegas perwira polisi berpangkat melati satu itu. Prabowo