JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Astagfirullah, 91 Bayi dan Anak di Sragen Positif Terpapar Covid-19. Mayoritas Tertular dari Orangtuanya, Satgas Sebut Bukti Penyebaran Covid-19 Makin Infeksius!

“Sehingga orangtuanya kan juga diisolasi. Jadi mereka satu keluarga kita kasih satu tempat,” tukasnya.

Tatag menegaskan, dari 91 anak yang positif Covid-19 ini, 81 di antaranya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Saat ini tinggal 10 anak yang dirawat di RSD Technopark, lima di antaranya berusia balita.

“Tinggal 10 (dirawat). Ada lima balita,” tambahnya.

Meski relatif banyak, hingga kini tidak ada kasus kematian pada pasien covid-19 anak. Tidak adanya faktor komorbid atau penyakit bawaan menjadi faktor tingginya tingkat kesembuhan pada penyintas dari kalangan anak.

Baca Juga :  27.953 Siswa SD di Sragen Dibidik 3 Imunisasi Serentak Mulai Hari Ini. Bahaya Penyakit Campak, Tetanus dan Difteri Ternyata Bisa Sebabkan Kelumpuhan Hingga Kematian!

“Semua sembuh, tidak ada yang meninggal. Itu bukti faktor komorbid memang menentukan tingkat kesembuhan,” pungkasnya.

Ditambahkan, tingginya kasus positif pada anak itu menunjukkan bahwa potensi penularan covid-19 memang makin cepat dan infeksius. Sebab, mayoritas anak-anak itu terdeteksi positif setelah orangtuanya dinyatakan positif.

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Tidak perlu resah, yang terpenting kewaspadaan dan taat protokol kesehatan. Membiasakan cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan,” tandasnya.

Baca Juga :  Nyeberang Asal Nyelonong, Pemotor Laki-laki Dipenggal Pemotor Perempuan di Gemolong Sragen. Satu Korban Patah Kaki

Terpisah, Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menambahkan penanganan pasien anak relatif berbeda dengan pasien dewasa. Di lokasi Technopark, anak-anak juga disediakan taman bermain sehingga mereka bisa beraktivitas dengan menyenangkan.

“Biasanya seminggu diisolasi dan diberikan penanganan, mereka sudah sembuh,” tandasnya. Wardoyo

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua