JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kabar Baik, Serikat Buruh di Karanganyar Tuntut Kenaikan UMK 4 %. Kalau Disetujui, UMK Tahun Depan Sudah di Atas Rp 2 Jutaan

Foto/Beni


KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Di tengah derasnya penolakan buruh terhadap Undang-Undang UU Omnibuslaw, serikat buruh di Kabupaten Karanganyar justru menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten UMK untuk 2021.

Pasalnya terlepas dari UU Omnibuslaw kondisi perekonomian buruh sangat mepet sehingga perlu adanya kenaikan seperti diatur dalam UU Nomor 78 Tahun 2005.

Ketua Forum Komunikasi Serikat Buruh Karanganyar (FKSBK), Eko Supriyanto mengatakan sesuai UU Nomor 78 Tahun 2005 mengatur kenaikan UMK berlaku setiap tahun.

Baca Juga :  BPBD Karanganyar Gandeng Perum Jasa Tirta I Untuk Wujudkan Program Sekolah Sungai

Adapun dasar acuan penghitungannya adalah laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Advertisement

“Kita sudah ajukan kepada Bupati Karanganyar perihal permohonan kenaikan UMK. Hanya saja angka pasti kenaikan yang kami usulkan belum final sebab harus menunggu data resmi dari Badan Pusat Statistik BPS,” ujarnya.

Baca Juga :  Sempat Pingsan, Pendaki Lawu Asal Madiun Tewas Saat Mendaki di Jalur Cemoro Kandang. 70 Personel Relawan Dikerahkan Evakuasi

Meski begitu menurut Eko perkiraan permohonan kenaikan UMK itu sekitar 3-5 %.

Sebab indeks pertumbuhan ekonomi saat ini sekitar 1% sedangkan inflasi juga di kisaran 1.5% sehingga permohonan diangka 3-5 % itu masih pada batas rasional.

“Kalau diambil tengah angka realiatis ya 4% kenaikan UMK tahun depan,” tandasnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua