JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sosok Bripda Roso, Polisi Muda Sragen Yang Tergerak Sisihkan Uang Gaji Demi Bantu Air Bersih ke Beberapa Desa Terpencil yang Dilanda Krisis. Mengaku Tak Tahan Lihat Penderitaan Warga, Terinspirasi Petuah Petinggi Polri Irjen Pol Sutrisno

Pesan Simbah, apa wae pegaweane nek dilakoni kanthi ikhlas, Insya Allah berkah, ltu pesan almarhum Mbah Kakung sama Mbah Putri seperti itu sejak belum jadi polisi sampai jadi polisi. (Pesan nenek, apapun pekerjaannya kalau dijalani dengan ikhlas Insya Allah berkah,” bebernya.

Bripda Roso Sejati. Foto/Wardoyo

Wulandari (32) warga Desa Gilirejo Lama, Miri mengaku sangat terbantu akan bantuan droping air bersih di desanya. Menurutnya sudah 3 bulan dirinya dan warga yang lain kesulitan air bersih akibat sumber-sumber air mengering.

Ia pun tak lupa bersyukur dan berterimakasih atas kepedulian Bripda Roso.

“Terimakasih banyak Pak Polisi sudah membantu kami, jauh-jauh dari sragen membawakan air ini untuk kami. Sudah 3 bulan kami kesulitan air, untuk air sehari-hari kita beli galonan itu harganya cukup mahal, Rp 4.000 pergalon,” ujarnya.

Baca Juga :  Dimotori Mantan Anggota DPRD, MTsN 4 Sragen Sabet Juara 2 Lomba Kinerja Komite tingkat Kabupaten. Ini Rahasianya!

Rencananya air bantuan itu akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti memasak, minum dan mandi. Gelontoran droping dari Bripda Roso juga membawa kesejukan bagi belasan anak-anak di desa terpencil Sragen itu.

Melihat air melimpah, mereka yang sudah dua hari tak mandi, langsung mendekat dan sempat meminta izin untuk mandi beramai-ramai.

“Rasanya enak seger, airnya dingin banget. Iya saya dah dua hari tidak mandi soalnya tidak ada air, ini tadi bisa mandi karena ada air dari Pak Polisi.” kata Ibra (13) bocah yang masih duduk dibangku SMP di wilayah kecamatan Miri.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut 2 Motor Adu Banteng di Jetak Sidoharjo Sragen. Pemotor Supra Tewas Mengenaskan Digasak Pemotor Honda CB

Sekdes Gilirejo Lama, Parsidi mengapresiasi kegiatan droping air bersih yang dilakukan di wilayahnya. Ia mengakui di desanya ada 4 dukuh yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih tiap kemarau tiba.

“Kami sangat terbantu sekali bagi masyarakat kami yang saat ini mengalami kekeringan. Dengan bantuan air bersih ini, bisa membantu mencukupi kebutuhan air tiga sampai 4 hari ke depan. Mereka tidak ke ladang atau beli air, karena sudah dibantu oleh anggota kepolisian Polres Sragen tadi,” ujarnya. Wardoyo

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua