JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ditemui Jokowi di Istana Kepresidenan, TP3 Minta Kasus Tewasnya Laskar FPI Dibawa ke Pengadilan HAM

“Kalau ada bukti itu, mari bawa, kita adili secara terbuka dengan UU 26/2000. Silakan kami tunggu, kami terbuka,” ujar bekas Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Peristiwa penembakan terhadap enam laskar FPI terjadi pada 7 Desember 2020. Sebanyak dua laskar tewas karena diduga terlibat bentrok dan beradu senjata api dengan anggota kepolisian.

Baca Juga :  15 Jiwa Mengungsi Dampak Longsor di Desa Kurra dan Lembang Toyasa Akung Kecamatan Bangkelikila Toraja Utara

Sementara penembakan empat laskar lainnya dinyatakan Komnas HAM sebagai unlawfull killing. Namun, keluarga korban dan TP3 membantah bahwa laskar FPI memiliki senjata api.

TP3 teguh dengan keyakinan bahwa kasus penembakan laskar FPI merupakan pelanggaran HAM berat.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Perajin Tahu Tempe, Bulog Siap Impor 50.000 Ton Kedelai, Tinggal Tunggu Perizinan

“Kami tetap akan melakukan perjuangan untuk memperoleh keadilan bagi para korban sesuai dengan Pancasila dan Undang-undang yang berlaku,” demikian surat TP3 kepada Presiden Jokowi pada 4 Februari lalu.

www.tempo.co

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com