Beranda Daerah Solo Rencana Belajar Tatap Muka di Solo, Gibran Tak Permasalahkan Jika Ada Orang...

Rencana Belajar Tatap Muka di Solo, Gibran Tak Permasalahkan Jika Ada Orang Tua Siswa yang Keberatan

Siswa SMPN 4 Solo mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi, Rabu, 4 November 2020. Foto Ilustrasi: JSNews/Triawati Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tidak mempermasalahkan jika ada orang tua siswa yang tidak mengijinkan anaknya mengikuti belajar tatap muka. Gibran juga menerima masukan yang disampaikan ke dirinya terkait persiapan belajar tatap muka.

Kendati demikian, Gibran menekankan Kota Solo siap menjalankan belajar tatap muka Juli 2021 mendatang. Bahkan jika dapat dipercepat, Gibran siap menerapkannya.

“Kalau ada orang tua siswa yang keberatan, ya tidak masalah. Monggo, kita tidak memaksa. Namun kita terus melakukan persiapan,” ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Gibran menekankan jika sejumlah sekolah telah siap menjalankan rencana belajar tatap muka. Infrastruktur penerapan belajar tatap muka telah disiapkan mulai dari tempat cuci tangan, masker, serta face shield.

Baca Juga :  Hidupkan Kembali Reksa Pustaka, Mangkunegaran Juga Luncurkan Ambulans Jenazah Listrik Pertama Kali di Solo

“Bagi siswa yang tidak diijinkan orang tuanya, ya masih bisa mengikuti sekomah secara daring. Tapi persiapan tetap dilaksanakan. Kita sudah vaksin semua guru dan staf sekolah. Dan kita lihat para guru juga antusias. 23 SMP sudah melakukan simulasi dan siap menjalankan program belajar tatap muka,” ungkapnya.

Diakui Gibran, salah satu prosedur yang wajib dimiliki sebagai syarat pembukaan belajar tatap muka adalah mengantongi ijin dari orang tua siswa. Maka jika orang tua tidak mengijinkan, siswa tidak wajib mengikutinya.

“Tidak masalah kalau masih ada yang tidak setuju. Monggo, tapi kita melihat semua persiapan sudah selesai dilakukan. Memang ada beberapa evaluasi, tapi secara umum sudah siap,” pungkasnya. Prihatsari

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.