JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Fikri Santoso, Bertahan di Tengah Sepinya Pembeli Toko Buku Sriwedari

Fikri menceritakan, dulu sebelum pandemi Covid-19 melanda, sekitar 20-an orang biasa datang dan membeli di tokonya. Kini setelah pandemi melanda, yang datang ke toko Fikri hanya berkisar enam orang saja.

“Itupun sudah lumayan, dari pada tidak sama sekali,” ujarnya.

Sepinya pengunjung, sudah otomatis menurunkan jumlah pendapatan bagi para pedagang termasuk Fikri. Namun, bagaimanapun keadannya, Fikri dan pedagang yang lain mencoba tetap bertahan agar dapur tetap mengepul.

Baca Juga :  Puan Maharani Akan Ikuti Parade Kebaya dan Bagi-Bagi Beras di Solo

Untuk mengusir jenuh ketika tak ada pembeli yang datang, para pedagang melakukukan aktivitas bersih-bersih dan merapikan barang dagangannya.

Selain itu, mereka tak bosan-bosannya menawarkan dagangan bukunya kepada orang yang lewat di depan kios mereka.

Baca Juga :  Gibran Kritik Jam Pertandingan Liga 1 Terlalu Malam, Lebih Banyak Sisi Negatifnya

“Apapun keadaannya dinikmati saja, Mas. Namanya dagang, ada kalanya ramai, ada kalanya sepi. Tapi kalau sepi terus menerus ya bisa bangkrut. Makanya, dalam keadaan sepi kami harus proaktif menyapa orang-orang yang lewat,” ujarnya sembari tertawa.  Amirul Indra Buana Akbar

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com