JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

4 Hari Belum Ada Kabar, Puluhan Pemuda Dikerahkan Cari Keberadaan Mama Muda Cantik asal Sukodono Sragen yang Hilang Misterius. Sisir Semua Hotel dan Kos-Kosan di Sragen hingga Solo

Wajah Asih Dewi Lestari, Mama muda asal Sukodono Sragen yang dilaporkan hilang misterius sejak 4 hari lalu. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Puluhan pemuda dan karang taruna di Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen dikerahkan untuk membantu mencari keberadaan Asih Dewi Lestari (25).

Mereka menguber ke seluruh hotel dan kos-kosan di Sragen untuk mencari ibu muda dua anak berparas cantik yang hilang misterius sejak Rabu (26/5/2021) pagi lalu.

Hingga hari keempat Sabtu (29/5/2021), keberadaan Dewi tak kunjung diketahui. Belum ada tanda-tanda di mana wanita muda itu berada.

“Iya, para pemuda karang taruna memang bersama-sama membantu melakukan pencarian. Ke Hotel Surya, Sukowati, Palma di Sragen. Lalu menyisir kos-kosan yang ada di wilayah Sragen Kota. Juga ke semua rumah saudara dan keluarga. Tapi sampai sekarang belum juga ketemu,” papar anggota BPD Desa Bendo sekaligus tetangga korban, S. Jadi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (29/5/2021).

Advertisement

Karena tidak ada tanda-tanda di Sragen, pencairan juga diperluas ke wilayah Solo. Jadi menyampaikan hingga kemarin sore, dirinya juga ikut terjun membantu pencarian ke sejumlah hotel dan kos-kosan di wilayah Solo.

“Tadi sore saya ikut bantu cari di kos-kosan belakang UNS sampai Hotel Loji Solo. Karena sempat ada informasi, tapi juga nggak ada,” terangnya.

Ia menyampaikan pencarian agak terkendala karena sejak hilang, HP korban juga ikut dibawa bersama dusbooknya.

Diduga kuat, ada indikasi orang yang membawa pergi sengaja mengganti nomor agar tidak terlacak. Hilangnya Dewi, ujar Jadi, sudah dilaporkan ke Polsek Sukodono pada Kamis (27/5/2021).

“Sikap polisi juga bagus, langsung bergerak membantu cari sampai Sragen. Waktu awal kemarin ada indikasi masih di Sragen. Kalau keluarga meyakini indikasinya Dewi ini digendam atau dihipnotis. Karena menurut suaminya yakin kalau itu bukan kehendak Dewi. Karena selama ini dia baik dan nggak ada masalah apa-apa,” jelasnya.

Baca Juga :  Sindir Pejabat Leha-leha, Bupati Sragen: Waktu Jadi Camat Kepala Jadi Kaki, Sudah Eselon 2 Hanya Duduk Manis!

Istri Dwi Nugroho (31) asal Dukuh Tirto Mulyo, RT 7, Desa Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen, itu hilang misterius sejak Rabu (26/5/2021) pagi dengan diliputi sejumlah kejanggalan.

Ibu muda yang sudah memiliki dua anak itu dilaporkan meninggalkan rumah sejak Rabu (26/5/2021) pagi pukul 06.00 WIB.

Menurut kakak ipar Asih, Aprestian Wijaya kepada wartawan membenarkan menghilangnya Asih. Adik iparnya itu terakhir kali meninggalkan rumah, Rabu (26/5/2021) pagi tanpa ada pamit maupun pesan ke keluarga.

Dari keterangan keluarga, Asih diduga sengaja memanfaatkan kelengahan untuk pergi. Saat itu, suaminya masih tidur dan simbahnya juga masih sibuk di rumah.

“Pergi dari rumah itu pagi hari, antara pukul 05.30 sampai 07.00 WIB. Perginya kaya nglimpe (nilap), waktu suaminya masih tidur, mbahe masih di dapur,” paparnya, Jumat (28/5/2021).

Apres menyampaikan pihak tetangga juga tidak ada yang melihat kepergian Asih. Satu-satunya saksi mata adalah anak Asih yang masih berumur 5 tahun.

Menurut keterangan anaknya, sebelum pergi, Asih sempat memberikan HP yang diputarkan video YouTube.

“Waktu mau pergi, anaknya yang besar umur 5 tahun dipegangin HP disetelkan YouTube. Dia bilang ‘ini nak, hapenya untuk main sama adiknya jangan rebutan ya’. Terus dia keluar rumah,” tutur Aprestian.

Meski tak ada yang mengetahui persis kepergiannya, ia meyakini Asih meninggalkan rumah dengan jalan kaki. Saat pergi, Asih diketahui juga tidak membawa tas ataupun pakaian.

Baca Juga :  Berdalih Terapi Alat Vital Bengkok, Oknum Tokoh Agama di Sragen Diduga Malah Cabuli Belasan Santri. Begini Ceritanya

Sebab semua barang tas atau pakaian masih ada di rumah.

“Cuma bawa (kartu ) ATM milik suami sama KTP,” imbuhnya.

Pihak keluarga sudah mencoba menghubungi Asih melalui telepon genggamnya. Namun nomor telepon maupun WhatsApp-nya semuanya tidak aktif.

Apres menyebut belum mengetahui apa penyebab Asih tega meninggalkan rumah dan keluarga. Namun ia memastikan Asih tidak memiliki masalah baik dengan suami, keluarga maupun dengan teman-temannya.

Asih bahkan masih sempat punya hajat aqiqah anaknya, dua hari sebelum meninggalkan rumah.

“Dari keluarga besar tidak ada masalah, dari suami juga saya pastikan tidak ada masalah. Asih itu dua hari sebelumnya masih aqiqahan anaknya,” jelasnya.

Karena tidak kunjung ada kejelasan terkait keberadaan Asih, pihak keluarga akhirnya melaporkan masalah ini ke kantor polisi.

Selain lapor polisi, pihak keluarga dibantu karangtaruna desa, juga terus melakukan pencarian Asih.

“Kita lapor ke Polsek Sukodono, Kamis (27/5/2021) kemarin. Ini satu kampung dari karangtaruna juga muter-muter untuk mencari Asih tapi tidak ada tanda-tanda,” jelasnya.

Apres menyebut, sejak Asih hilang, setiap harinya tak kurang dari 20 orang dari karangtaruna dikerahkan untuk mencari keberadaan Asih.

Mereka melakukan pencarian dengan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk.

“Banyak yang memberi informasi, setiap informasi kita cek. Perkiraan kita, Asih masih berada di seputaran wilayah Sragen-Karanganyar-Solo. Kita juga terus koordinasi dengan Polsek,” pungkasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasubaghumas Polres Sragen AKP Suwarso, membenarkan laporan hilangnya Asih. Suwarso mengatakan, kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Sukodono.

“Benar sudah lapor ke Polsek, saat ini sedang ditangani,” jelasnya. Wardoyo

Bagi Halaman