JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bikin Trenyuh, 2 Anak Penjual Siomai Cantik asal Sragen yang Hilang Misterius, Tiap Malam Nangis Terus Mencari Ibunya. Suami Mengaku Siap Menerima Kembali, Sebut Jauh-Jauh Merantau ke Jakarta Juga Demi Menyenangkan Dewi!

Suami dan dua anak Asih Dewi Lestari yang masih kecil-kecil (foto kiri). Asih Dewi Lestari, wanita muda penjual siomai goreng asal Bendo Sukodono Sragen yang dilaporkan hilang misterius sejak Rabu (26/5/2021). Foto kolase/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Misteri wanita muda bernama Asih Dewi Lestari (25) yang dilaporkan hilang misterius sejak Rabu (26/5/2021) menyisakan cerita pilu.

Sejak ditinggal pergi ibunya, dua anaknya yang masih kecil dilaporkan terus menangis. Tidak hanya itu, neneknya juga dikabarkan juga menangis serta berharap Asih segera ditemukan.

“Tadi sore kami ke rumahnya, kondisi keluarga sangat memprihatinkan. Saya sampai nggak tega melihatnya. Kedua anaknya yang masih kecil nangis nyari dan nanyakan ibunya. Apalagi tiap malam mau tidur mesti nangis mencari ibunya,” papar tokoh masyarakat sekaligus tetangga korban, S. Jadi, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (30/5/2021).

Jadi menuturkan sejak hilang misterius Rabu (26/5/2021) pagi, hingga kini Asih belum diketahui keberadaannya. Pencarian terkendala karena nomor HP maupun whatsapp sudah tidak bisa dihubungi dan dikontak lagi.

Advertisement

Terlebih saat pergi, wanita berparas cantik itu juga tak pamit dan tidak ada pesan apapun.

“Sudah lima hari belum ada kabarnya. Anaknya kan 2 dan di rumah sama simbahe. Tadi malam simbahe pesan ke suami Dewi (Asih) pesene ngko nek muleh aja mbok pegat yo le. Pesen gitu sambil nangis. Dijawab sama Mas Dwi (suami Asih) nboten Mbah tetep kula tampi, kula trima kok. Kula yakin niki Dewi nembe lali. Lihat itu, saya trenyuh dan mbrebes sendiri Mas,” tuturnya.

Baca Juga :  Tiba dari Korea, Jenazah Anton TKI Kalijambe Sragen Diterbangkan Jam 15.00 WIB ke Semarang. Dinas Akhirnya Ungkap Penyebab Kematiannya!

Jadi menjelaskan dirinya juga berjibaku ikut membantu pencarian. Dua hari lalu, membantu mencari ke kos-kosan di belakang UNS dan Hotel Loji Solo karena ada informasi itu.

Namun juga tidak ada. Hari ini, Minggu (30/5/2021) dirinya bersama sang suami juga mencari ke Tawangmangu Karanganyar.

Tidak hanya itu, puluhan pemuda karang taruna juga terus membantu mencari setiap ada informasi yang mengarah keberadaan Asih.

“Ini bentuk solidaritas karena Mas Dwi itu pemuda yang rajin dan sregep. Makanya pemuda karang taruna berempati dan ikut membantu nyari,” jelas Jadi.

Selain siap menerima, sang suami juga menyampaikan pesan mengharukan. Dia hanya berharap istrinya bisa segera pulang kembali berkumpul keluarga.

Sebab ia meyakini apa yang dialami istrinya saat ini, bukan kehendak istrinya.

“Suaminya yakin itu bukan kehendak Dewi. Seperti kena pengaruh gendam atau hipnotis. Karena semua tahu, Dewi itu orangnya baik dan nggak neko-neko serta baik hati. Suaminya bilang sangat sayang Dewi, bahkan dia rela kerja merantau di Jakarta juga untuk menyenangkan Dewi. Kerjaannya juga lumayan sukses, sudah bisa beli 2 motor baru,” tutur Jadi.

Di bagian akhir, Jadi berharap dan berdoa Dewi segera tersadar dan sesegera mungkin kembali kepada keluarga. Sebab keluarga dan anak serta neneknya sudah sangat merindukan kehadirannya.

Baca Juga :  Breaking News: PPKM Jawa dan Bali Kembali Diperpanjang 21 September- 4 Oktober. Semua Daerah Turun ke Level 2 dan 3, Satu Kabupaten di Jateng Turun dari 4 ke 3

“Keluarga menyatakan sudah siap menerima kembali. Tidak perlu takut, kasihan anak-anaknya tiap malam nangis terus mencari ibunya. Harapan kami warga atau siapapun yang mengetahui keberadaan Dewi seperti di foto-foto yang kami unggah di media, bisa menghubungi keluarga,” tandas Jadi.

Ibu muda dua anak yang diketahui berprofesi memiliki usaha jualan siomai dan bakso goreng di rumahnya Dukuh Tirto Mulyo, RT 7, Desa Bendo, Sukodono, itu dilaporkan meninggalkan rumah sejak Rabu (26/5/2021) pagi pukul 06.00 WIB.

Paras cantiknya dan sifatnya yang dikenal supel serta ramah membuat jualan siomai dan bakso gorengnya jadi terkenal laris serta banyak pelanggan.

“Usahanya jualan siomai dan bakso goreng di rumah. Ramai banget memang dan pelanggannya juga banyak. Laris banget. Kebetulan Dewi (panggilan Asih) itu parasnya cantik dan baik hati juga, papar salah satu tokoh setempat dan tetangga korban, S. Jadi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (29/5/2021).

Asih diketahui sudah berumahtangga dan bersuami Dwi Nugroho (31). Dari rumah tangga mereka, dikaruniai dua orang anak.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua