JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Panas Lihat Istri Ngobrol dengan Pria Lain, Suami Nekat Ambil Celurit dan Tebaskan Bertubi-Tubi. Pelaku Kejar Korban dan Keluarga, Seisi Kampung Sampai Keluar

Seketika kampung menjadi geger karena warga langsung keluar. Melihat warga berhamburan keluar rumah, IW ketakutan dan kabur menghilang.

“Habis menebas celurit, dia masih ngejar saya tapi kehilangan jejak karena saya lari ke kanan. Nggak dapat saya, dia ganti ngejar adik saya yang lari ke arah kiri. Saya sampai luka-luka gara-gara lari dikejar itu. Siapa nggak takut, dia bawa celurit,” urai Agung.

Meski belum sampai terluka oleh sabetan celurit, Agung mengaku dampak dari kejadian itu membuat dirinya dan keluarganya dalam ancaman serta ketakutan.

Sebab selain sudah menebaskan parang, IW juga sempat melontarkan ancaman akan menghabisinya dan keluarga.

“Keluarga otomatis ketakutan, was-was karena dia sempat ngancam seandainya dia masuk penjara nggak papa. Tapi kalau keluar jangan tanya saya, gitu bilangnya. Ketenangan kami dan keluarga jadi terganggu,” urai Agung.

Malam itu juga seusai kejadian, tokoh RT, pemuda dan Kades Juwok, langsung mendatangi rumahnya. Setelah mendengar kronologi, semua akhirnya sepakat melaporkan kasus itu ke Polsek setempat.

“Dia itu aslinya orang Lampung. Dapat istri kakak keponakan saya itu (SUN). Memang tabiatnya kerap mabuk dan miras,” jelasnya.

Bikin Resah Warga 

Dikonfirmasi, Kades Juwok, Suyono membenarkan bahwa kasus penganiayaan dan ancaman pembunuhan yang menimpa Agung sekeluarga itu sudah dilaporkan ke Polsek Sukodono malam itu juga.

Baca Juga :  Sambut Adiwiyata Provinsi, SMPN 1 Sambungmacan Gencarkan Permak Lingkungan. Dari Deklarasi Bebas Sampah hingga Inovasi Beras Kencur

Ia menduga aksi penganiayaan dengan celurit dan ancaman pembunuhan oleh IW terhadap korban itu diduga dipicu salah paham dan cemburu buta. Terlebih kondisi IW malam itu ditengarai sedang mabuk berat.

“Kejadiannya habis magrib, awalnya istrinya IW mencari keberadaan IW yang belum pulang. Biasanya main di rumah Mas Agung, ngopi-ngopi di situ. Pas nyari di rumah Mas Agung tidak ada, kemudian minta tolong ditelponkan ke temannya ternyata juga nggak ada. Nah pas Mas Agung sambil nyuci mobil di depan rumah, Mas IW lewat di situ. Melihat Mas Agung dan istrinya ngobrol, IW mungkin cemburu. Padahal di lokasi ngobrol itu nggak hanya mereka berdua tapi juga ada beberapa orang,” tutur Kades.

Suyono menjelaskan IW yang saat itu kelihatannya mabuk kemudian balik lagi dan langsung berusaha menebaskan celurit ke arah Agung.

Tidak hanya itu, adiknya yakni Giyarto juga menjadi sasaran hendak dibacok namun berhasil ditangkis pakai balok kayu.

“Sempat bilang kamu tidak usah ikut campur keluarga saya, lalu IW berusaha membacok Mas Agung tapi berhasil ditangkis. Pelaku juga mengejar dan mau membacok lagi tapi ditangkis adiknya, Giyarto. Mas Giyarto gantian dikejar dan dibacok tapi nggak kena. Kelihatannya IW itu mabuk wong di motornya juga bawa ciu. Mungkin cemburu membabi buta padahal istri IW itu masih saudara Mas Agung,” jelas Kades.

Baca Juga :  Buntut Hoaks Pembacokan, 2 Ketua Cabang PSHT Kompak Lontarkan Ini!

Atas kejadian itu, para tokoh dan warga memang mendukung kasus itu dilaporkan ke Polsek. Menurutnya, warga sangat berharap pelaku bisa diproses hukum karena perbuatan pelaku sudah sangat membahayakan keselamatan keluarga korban dan juga warga lain.

Terlebih, dari keterangan orangtua kandung IW di Lampung, yang bersangkutan dikenal berperangai temperamental dan kerap main bacok jika marah atau mengamuk.

“Itu (tabiat suka mbacok) yang bilang orangtuanya sendiri di Lampung. Makanya ini warga resah semua. Bahkan berapa hari ini warga resah dan takut kalau dia kembali lagu ke sini. Karena sempat mengancam juga, kalau sampai ditangkap polisi dan dipenjara, nanti keluar penjara keluarga semua mau dihabisin. Kami sendiri juga resah, karena merasa tidak nyaman karena kebetulan juga dekat rumah saya,” tegasnya. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com