JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Konsumsi Kafein Tinggi secara Berlebih Berisiko Pada Gangguan Penglihatan

“Dalam penelitian (terbaru) ini kami menunjukkan bahwa hubungan buruk antara asupan kafein yang tinggi dan glaukoma terbukti hanya di antara mereka yang memiliki skor risiko genetik tertinggi untuk peningkatan tekanan mata,” ujar Pasquale, dikutip dari laman Neuroscience News, Rabu (9/6/2021).

Tim peneliti menggunakan basis data UK Biobank, menganalisis catatan lebih dari 120 ribu peserta antara 2006 sampai 2010. Peserta berusia 39-73 tahun memberikan catatan kesehatan dan sampel DNA, juga menjawab kuesioner diet berulang yang fokus pada konsumsi harian kafein.

Mereka juga menjawab pertanyaan tentang kondisi penglihatan, termasuk apakah tiap peserta pernah mengidap glaukoma atau ada riwayat keluarga glaukoma. Tiga tahun setelah penelitian, mereka melakukan pemeriksaan TIO dan pengukuran mata.

Baca Juga :  Apel Hijau Rasanya Enak dan Kaya Nutrisi

Asupan kafein yang tinggi saja tidak terkait dengan peningkatan risiko TIO atau glaukoma. Namun, peserta dengan kecenderungan genetik tertentu sekaligus konsumsi kafein yang lebih banyak dikaitkan dengan risiko TIO dan prevalensi glaukoma yang lebih tinggi.

Peserta yang mengonsumsi kafein lebih dari 480 miligram sehari (kira-kira empat cangkir kopi) memiliki TIO 0,35 mmHg lebih tinggi. Peserta pada kategori berisiko secara genetik dan mengonsumsi lebih dari 321 miligram kafein sehari (kira-kira tiga cangkir kopi) memiliki prevalensi glaukoma 3,9 kali lipat lebih tinggi.

Penelitian menyarankan orang yang punya riwayat keluarga glaukoma dan pengusung genetik tertentu mengurangi asupan kafein. Penulis lain studi, Anthony Khawaja, menyampaikan pula bahwa pasien glaukoma sering bertanya apakah mereka dapat membantu menjaga indra penglihatan melalui perubahan gaya hidup. Sayangnya, bidang itu relatif kurang dipelajari.

Baca Juga :  Jangan Sembarangan Gunakan Minyak Goreng, Hindari 4 Kesalahan Ini Agar Lebih Sehat

“Studi ini menunjukkan bahwa mereka yang memiliki risiko genetik tertinggi untuk glaukoma dapat mengambil manfaat dari memoderasi asupan kafein. Perlu dicatat bahwa hubungan antara kafein dan risiko glaukoma hanya terlihat pada konsumsi sejumlah besar kafein dan pada mereka yang memiliki risiko genetik tertinggi,” kata ahli bedah mata di Rumah Sakit Mata Moorfields itu.

www.republika.co.id

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com