JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Opini

Meningkatkan Pemanfaatan Limbah Plastik

Selain merupakan upaya yang ramah lingkungan, hal ini juga relevan untuk meningkatkan pendapatan Desa Tawangsari, Teras, Boyolali yaitu di Camp Bell 2 Edupark.

Penulis tertarik mempelajari kegiatan yang dilakukan dan melakukan observasi langsung ke tempat produksi BBM dari limbah plastik putih ini.

Di mana cara pembuatan BBM dari limbah plastik putih yang dilakukan dengan memilah limbah plastik. Dalam pembuatan BBM ini, tidak sembarang plastik digunakan, plastik yang dipakai yanitu plastik yang bening dan tidak berwarna.

Kedua, mencuci limbah plastik dan mengeringkannya. Untuk menghasilkan BBM yang baik plastik yang akan diolah selain harus bening juga harus bersih dari kotoran, untuk itu plastiknya dicuci kemudian dikeringkan dibawah sinar matahari.

Ketiga, Limbah plastik dipanaskan didalam tong reaktor (maksimal 12 kg plastik) yang tertutup rapat untuk menghasilkan uap polimer (polimer terbentuk dari rantai hidrokarbon yang merupakan bahan penyususn minyak).

Baca Juga :  IMBAS PGP BAGI EKOSISTEM SEKOLAH

Ketiga, uap masuk dalam destilator dan mengalami proses pendinginan dengan heat exchanger sederhana dengan media air. Terakhir, uap yang dihasilkan ditampung pada 3 kondensor dan terolah menjadi minyak.

Alat pengolahan sampah plastik menjadi BBM “petik Jami” secara proses closed loop thermal dengan memanfaatkan thermal pressure, hasilnya plastik terolah menjadi fasa cair yang dapat dimanfaatkan menjadi BBM.

Dalam prosesnya tidak ditemukan emisi dari sumber pembakaran terbuka dalam proses pengolahan plastik menjadi bahan bakar alternatif. Sekali pembuatan membutuhkan 3-4 jam dari plastik menjadi BBM.

Hasil residu pembakaran plastik ini juga bisa digunakan sebagai bahan batu bata yang telah teruji pula dan layak diguanakan sebagai bahan bangunan. 1 batu bata sekitar 7-8 kg plastik yang dibakar

Pengolahan limbah plastik menjadi BBM yang dilakukan sangat bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, terlebih lagi di dunia science.

Mempelajari alam berserta isinya dan proses pemeliharaannya adalah salah satu hal yang harus dipelajari dalam science. Oleh karena itu kegiatan seperti ini kedepannya harus dapat dikembangkan, melihat ketersediaan minyak bumi semakin menipis karena penambangan yang terus menerus dilakukan sedangkan untuk pemulihan minyak bumi membutuhkan waktu yang sangat lama.

Baca Juga :  IMBAS PGP BAGI EKOSISTEM SEKOLAH

Hal itu tentunya tidak sebanding antara banyaknya minyak bumi yang diambil dengan lamanya pemulihan minyak bumi. Sehingga adanya pemanfaatan limbah plastik ini menjadi solusi bagi kita semua.

Di samping dapat mengurangi polusi tanah,  dapat pula menjadi energi alternatif bagi Indonesia.   (*)

Rina Irawati

Mahasiswa S2 Pendidikan Sains Pascasarjana FKIP UNS Surakarta

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua