JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Disebut Mati Syahid, Foto Rini Ibu Muda Asal Sragen yang Meninggal Usai Lahirkan Bayi dalam Kondisi Terpapar Covid-19 Langsung Viral. Wajahnya Banyak Hiasi Story-Story WA

“Semoga meninggalnya almarhumah Syahid Ya Allah. Amin YRA” tulis Pri Hartono di status FB-nya yang disertai foto almarhumah berikut sang bayi.

Rini adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia menikah dengan Sodiq, asal Seloromo, Jenawi, Karanganyar.

Mereka berprofesi swasta. Kisah haru itu bermula ketika almarhumah hamil anak kedua dari pernikahannya bersama Sodiq.

Dari awal kehamilan, semua terbilang lancar. Namun menjelang persalinan, si jahat virus Covid-19 mendadak bersarang di tubuh ibu muda kelahiran 17 Maret 1998 silam itu.

Virus itu merusak kebahagiaan dengan muncul melalui gejala batuk pilek hingga menyerang fungsi pernafasan.

Meski begitu, dalam kondisi positif dan mengalami gejala, almarhumah tetap berjuang untuk melakukan persalinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Baca Juga :  Tangisan Petani Sragen Rugi Besar Padi Merosot Terserang Kerdil. Satu Hektare Hanya Dapat 3 Zak

Dengan sekuat tenaga yang tersisa, almarhumah melewati masa persalinan dengan dramatis. Sang bayi lahir dengan selamat tak kurang satu apapun sekira enam hari lalu.

Namun pasca persalinan, kondisi almarhumah mengalami perburukan. Hingga akhirnya, takdir pun berkata lain dan Rini harus berpulang menghadapi sang pencipta Rabu (21/7/2021) malam sekira pukul 23.50 WIB.

“Almarhumah itu awalnya memang warga kami yang tinggal di Dukuh Pucang, Bedoro. Setelah menikah dan hamil, kemarin menjelang persalinan baru pindah ikut suami di Seloromo Jenawi, Karanganyar. Persalinan di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar berhasil, bayinya lahir selamat. Tapi ibunya kondisinya positif dan terpaksa harus mendapat perawatan intensif di isolasi. Sebelum kemudian meninggal dunia tadi malam,” urai Pri Hartono.

Baca Juga :  Foto-Foto Momen Bakti Sosial Sahabat Dangkel di Kwayon Sidoharjo Hari Ini..

Jenazah almarhumah kemudian dibawa ke tanah kelahirannya untuk dimakamkan sesuai wasiat terakhirnya sebelum meninggal.

Kades Pri Hartono menyampaikan jenazah almarhumah tiba di Bedoro tadi pagi dan langsung dimakamkan secara protokol Covid-19.

Pemakaman selesai sekitar pukul 10.00 WIB diiringi linangan air mata. Tak hanya orangtua dan kerabat, warga sekitar yang mendengar kisah tragis almarhum turut merasakan duka mendalam dan kepergian Rini dengan air mata. Wardoyo

« Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com