Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Mengupas Alat Canggih Bernama Perangkat Alibaba untuk Staff di Olimpiade Tokyo 2020. Bisa Cegah Heat Stroke Saat Suhu Capai 41 Derajat

Foto Stadion Nasional Jepang sebelum opening ceremony | Sumber : instagram @tokyo2020

TOKYO, JOGLOSEMARNEWS.COM Olimpiade Tokyo 2020 di Jepang, dilaksanakan bertepatan dengan musim panas.

Risiko yang dapat terjadi dari adanya olimpiade di musim panas ini ialah, pekerja dapat terkena masalah kesehatan terkait suhu yang panas, seperti Heat stroke.

Dikutip dari laman Kemenkes, Heat Stroke merupakan kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan.

Suhu badan dapat meningkat drastis hingga 41° C dalam 10 sampai 15 menit dan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat.

Heat Stroke dapat memperberat kondisi orang yang sedang sakit dan parahnya, dapat menyebabkan kematian.

Hal ini bisa menjadi masalah besar di saat layanan kesehatan di Jepang juga masih disibukkan dengan pasien terdampak Covid-19.

Perusahaan teknologi Alibaba pun turun tangan untuk membantu pencegahan heat stroke atau sengatan panas pada staf.

Dilansir dari laman Engadget pada Sabtu (24/7/2021), perusahaan teknologi terkenal Alibaba merancang solusi berbasis cloud untuk selalu memantau suhu tubuh dan detak jantung para pekerja Olimpiade Tokyo 2020.

Para staf yang bertugas, akan mengenakan sebuah perangkat pintar yang dipasang di telinga mereka.

Ilustrasi Heatstroke | sumber : iStock

Alat tersebut akan melacak statistik dan indeks lingkungan terdekat mereka, yang akan dipantau melalui pengukur tekanan panas yang dipasang di segala tempat.

Setelah mendapatkan data, maka akan dikirim ke teknologi berbasis cloud untuk diolah dan nantinya dapat diidentifikasi tingkat risiko heat stroke setiap penggunanya secara real time.

Staf yang dinilai sangat berisiko mengalami sengatan panas akan mendapatkan peringatan di ponselnya.

Mereka lalu disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan seperti minum lebih banyak air secepatnya, seperti dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (24/7/2021)

Dengan adanya teknologi ini, pencegahan terjadinya heat stroke dapat dilakukan secepat mungkin, jadi risiko staf terkena heat stroke dapat berkurang.
(Elysa Indriyani/Wardoyo)

Exit mobile version