JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puluhan Pendekar Hanya Menunduk, Kapolres Sragen: Apa Dikira Saya Senang Nangkap Kalian?

Kapolres AKBP Yuswanto Ardi saat memberikan pembinaan kepada pendekat Pagar Nusa dan PSHT di Pengkok Kedawung. Foto/Wardoyo

Lebih lanjut ia menyampaikan saat ini pemerintah dalam kondisi prihatin. Semua energi terkuras dan terkonsentrasi untuk penanganan pandemi.

Harusnya, semua elemen termasuk pendekar bisa berkontribusi positif untuk mendukung program pemerintah agar pandemi segera berakhir. Bukan malah sebaliknya.

“Pesan saya, jangan sampai kejadian ini terulang lagi,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen, Hari Ini Tidak Ada Tambahan Kasus Positif. Jumlah Warga Tervaksin Sudah Mencapai 714.036

Mendengar wejangan Kapolres, puluhan pendekar yang mayoritas masih remaja itu hanya menunduk.

Advertisement

Sementara, Sofyan, pemilik rumah yang menjadi korban perusakan, mengaku sudah memaafkan pelaku dan memahami karena mereka tergolong masih anak-anak.

Selain itu, para pelaku perusakan ternyata masih satu keluarga yakni Pagar Nusa sedangkan dirinya juga penganut NU.

Baca Juga :  3 Raperda Penting di Sragen Bakal Disahkan Pekan Depan. Salah Satunya Menyangkut Nasib PNS di 3 OPD Lho!

Di hadapan para pendekar, ia hanya meminta agar semua berlomba untuk berbuat baik agar mendapat balasan yang baik pula.

“Monggo berlomba-lomba untuk kebaikan. Nanti kembalinya ke kita juga,” tandasnya. Wardoyo

Halaman sebelumnya

Halaman :   1 2 Tampilkan semua