SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pria di Desa Japoh, Kecamatan Jenar, Sragen sempat membuat gempar warga setelah meninggal mendadak di dalam rumah.

Warga sekitar sempat ketakutan dan tidak ada yang berani mendekat. Meski dimakamkan tanpa protokol kesehatan, keluarga almarhum dijadwalkan akan menjalani swab tes untuk memastikan kondisi mereka.

Kasus kematian mendadak itu terjadi Sabtu (3/7/2021). Data yang dihimpun di lapangan, awalnya pria berusia sekitar 40an tahun itu mengeluh sakit.

Baca Juga :  Tergiur Keuntungan Menjanjikan, Desa Sigit Rintis Budidaya Porang Seluas 3 Hektare. Dibantu 1,5 Ton Bibit dari BPTP dan DPR RI

Karena ruang perawatan rumah sakit sudah penuh, pria itu kemudian dibawa pulang. Setelah beberapa hari, kondisinya makin memburuk. Hingga kemudian Sabtu pagi, ia mengalami kolaps.

Advertisement

“Informasi awal dari warga ada yang minta dibantu evakuasi. Sampai di lokasi, ternyata masih lelaku. Sempat 2 jam kami menunggu lelaku baru kemudian meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB. Untuk antisipasi semua menggunakan APD lengkap. Kemudian jenazah dibawa ke RSUD Sragen,” papar salah satu relawan PMI Sragen kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (9/7/2021).

Baca Juga :  Innalillahi, Polisi Ungkap Kepala dan Kerangka Tubuh Eko Ditemukan Berserak Terpisah Hampir 200 Meter di Gorong-Gorong

Kades Japoh, Wiji Haryanti membenarkan kematian salah satu warganya itu. Ia menyampaikan warga itu memang meninggal mendadak dan sebelumnya memang tidak ada riwayat penyakit komorbid apapun.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua