Saat itulah, tersangka Dimas yang sudah menyiapkan rencana jahat, langsung menggertak korban pakai senjata taring babi. Ia langsung meminta korban menyerahkan HP dan barang yang dimiliki.
Karena takut korban kemudian melepaskan kalung stainless yang dikenakannya. Namun saat tersangka mau meminta HP, korban nekat melawan.
Korban berhasil menendang kemudian mengunci tersangka Dimas. Melihat temannya terjepit, tersangka Prasetyo makin nekat kembali menusuk korban dengan taring babi sembari mengancam akan menembak korban.
Prasetyo kemudian menusuk korban pakai gunting berkali-kali ke arah korban.
“Kemudian tersangka Prasetyo menusuk pakai gunting berkali-kali kena punggung hingga mengalami luka,” terang Kapolres.
Karena korban berteriak, pelaku akhirnya kabur hanya membawa kalung stainless milik korban. Sedangkan HP dan benda lainnya milik berhasil diselamatkan setelah korban berhasil lari sambil teriak minta tolong.
“Meski kerugian hanya Rp 23.000, tapi ini sebuah upaya kejahatan dengan kekerasan. Karena korbannya manusia, jadi untuk menjadi perhatian penting,” urai Kapolres.
Dari hasil penyelidikan, tersangka akhirnya berhasil ditangkap di rumah mereka masing-masing.
Saat ini keduanya diamankan di Mapolres dengan barang bukti HP dan sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan.
“Tersangka kita jerat dengan pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” tandas Kapolres. Wardoyo
- Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
- Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
- Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
- Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com