
KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM –Menyusul penolakan Bupati Karanganyar Juliyatmono terhadap aturan yang mewajibkan para Calon Aparatur Sipil Negara Nasional (CASN) yang akan mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) wajib membawa bukti hasil test PCR atau Antigen, akhirnya Dinkes Karanganyar menyiapkan vaksin sebanyak 2.300 dosis.
Penyiapan vaksin itu sebagai bentuk konsekwensi atas penolakan bupati terhadap aturan yang dianggap memberatkan CASN tersebut sehingga CASN yang akan ikuti SKD pada 14 September akan divaksin gratis.
Kepala Dinas Kesehatan DKK Karangnyar Purwati M.Kes mengatakan vaksinasi bagi peserta CASN itu menindaklanjuti usulan Bupati kepada Kemen-PAN terkait sikap keberatan terhadap aturan peserta tes CASN harus membawa bukti sertifikat vaksinasi, surat bukti hasil tes swab anti gen atau PCR.
‘’Beliau Bupati menginginkan dilakukan vaksin saja daripada ribet harus menunjukkan surat hasil swab dan surat vaksin maka Bupati memilih menyediakan vaksin yang khusus diberikan pada para CASN,” ujar Purwati kepada wartawan, Selasa (31/8/2021).
Menurut Purwati Bupati tidak menolak usulannya PCR tidak karena mahal sehingga cukup antigen saja karena murah. Adapun CASN yang kesulitan vaksin sudah disediakan oleh Pemkab Karanganyar.
Menurut Purwati banyak peserta mengeluhkan kendala surat vaksin karena vaksinasi belum merata, sehingga mereka tidak memiliki sertifikat telah divaksin. Sedangkan waktu untuk mencari surat itu sudah mepet.
“Untuk itu bagi CASN ber-KTP Karanganyar akan difasilitasi Pemkab sedangkan peserta dari daerah lain diminta untuk ikut program vaksinasi di daerahnya,” ungkapnya.
Sebagai informasi Bupati Karanganyar Juliyatmono MM mengusulkan agar syarat peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 membawa hasil tes PCR atau swab antigen, dikoreksi. Alasannya syarat itu dinilai membebani calon peserta seleksi karena harus mengeluarkan biaya untuk tes PCR ataupun swab antigen. Beni Indra